Banda Aceh (ANTARA Aceh) " Seluas 13 hektare sawah milik masyarakat di Kecamatan Bies, Kabupaten Aceh Tengah terendam akibat tingginya curah hujan yang terjadi dalam sepekan terakhir.
Camat Kecamatan Bies, Kabupaten Aceh Tengah Muslim mengatakan informasi terendamnya areal pertanian tersebut diperoleh dari para Reje/kepala desa dan petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat.
"Kami memperkirakan ada belasan areal pertanian yang sudah disemai terendam," katanya.
Ia mengatakan, selain sawah adan 55 rumah penduduk di Kecamatan di Kecamatan Bies terendam banjir dengan ketinggian air berkisar antara 80 cm hingga 150 cm.
Adapun rumah warga yang terkena luapan air tersebut masing"masing di Kampung Karang Bayur, Atang Jungket dan Simpang Lukup Badak..
Sementara di Kampung Linung Ayu Kecamatan Pengasing, dilaporkan sebanyak 47 KK terpaksa harus mengungsi akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi akibat tingginya curah hujan di kawasan tersebut.
Camat Pegasing, Kamaluddin mengatakan para warga di daerah tersebut terpaksa harus mengungsi sementara menyusul bencana yang terjadi di daerah itu.
"Kampung Linung Ayu dan kampung Pepalang menjadi dua wilayah yang mengalami kondisi terparah akibat hujan akhir"akhir ini khususnya di kecamatan Pegasing," ujanya
Ia mengatakan secara umum akibat Luapan air dan tanah longsor di kampung Linung Ayu, menurut Kamaluddin setidaknya merusak 4 (empat) unit sepeda motor, 20 hektar kebun kopi, 5 hektar sawah.
Kemudian di Kampung Pepalang 18 hektar kebun kopi, 10 hektar sawah dan menumbangkan 5 buah tiang listrik
Sebelumnya, 43 warga di kampung Pepalang juga berhasil di evakuasi setelah terperangkap 18 jam di perkebunan kopi akibat jalan longsor.
Camat Kecamatan Bies, Kabupaten Aceh Tengah Muslim mengatakan informasi terendamnya areal pertanian tersebut diperoleh dari para Reje/kepala desa dan petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat.
"Kami memperkirakan ada belasan areal pertanian yang sudah disemai terendam," katanya.
Ia mengatakan, selain sawah adan 55 rumah penduduk di Kecamatan di Kecamatan Bies terendam banjir dengan ketinggian air berkisar antara 80 cm hingga 150 cm.
Adapun rumah warga yang terkena luapan air tersebut masing"masing di Kampung Karang Bayur, Atang Jungket dan Simpang Lukup Badak..
Sementara di Kampung Linung Ayu Kecamatan Pengasing, dilaporkan sebanyak 47 KK terpaksa harus mengungsi akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi akibat tingginya curah hujan di kawasan tersebut.
Camat Pegasing, Kamaluddin mengatakan para warga di daerah tersebut terpaksa harus mengungsi sementara menyusul bencana yang terjadi di daerah itu.
"Kampung Linung Ayu dan kampung Pepalang menjadi dua wilayah yang mengalami kondisi terparah akibat hujan akhir"akhir ini khususnya di kecamatan Pegasing," ujanya
Ia mengatakan secara umum akibat Luapan air dan tanah longsor di kampung Linung Ayu, menurut Kamaluddin setidaknya merusak 4 (empat) unit sepeda motor, 20 hektar kebun kopi, 5 hektar sawah.
Kemudian di Kampung Pepalang 18 hektar kebun kopi, 10 hektar sawah dan menumbangkan 5 buah tiang listrik
Sebelumnya, 43 warga di kampung Pepalang juga berhasil di evakuasi setelah terperangkap 18 jam di perkebunan kopi akibat jalan longsor.
Pewarta: Pewarta : Muhammad IfdhalUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026