Lhokseumawe (ANTARA Aceh) - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memaksimalkan pemanfaatan lahan kosong yang masih terbengkalai di daerah pedesaan dengan menerapkan metode penyuluhan pertanian berbasis syariah.

Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BPP-Luh) Aceh Utara Syarifuddin di Lhokseumawe Kamis mengatakan, penyuluhan berbasis syariat itu dilakukan setiap hari Jumat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang  diikuti para petani terutama kaum ibu rumah tangga.

Bentuk penyuluhan berbasis syariat tersebut yaitu, memberikan pemahaman tentang pertanian sesuai yang sudah diajarkan dalam Islam, seperti pemahaman tentang pola tanam dan keuntungan dari usaha pemanfaatan lahan kosong dan pekarangan rumah
   
Syarifuddin menambahkan,  penyuluhan pertanian berbasis syariah tersebut sudah berjalan di beberapa kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Utara, seperti Kecamatan Syamtalira Bayu, dimana ibu rumah tangga mendapatkan penyuluhan pertanian melalui pengajian rutin  setiap hari Jumat.

"Di Aceh Utara masih banyak lahan tidur yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Melalui penyuluhan berbasis syariah ini, kita berharap agar lahan kosong tersebut bisa dimaksimalkan dengan baik," ujar Syarifuddin.

Menurutnya, konsep penyuluhan tersebut belum diterapkan oleh kabupaten/kota lain di Provinsi Aceh, ide penyuluhan pertanian berbasis syariah memberi kesan tersendiri bagi kaum ibu rumah tangga untuk memanfaatkan lahan untuk melakukan budidaya tanaman holikultural dan tanaman lainnya.

Saat ini Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Aceh Utara, telah memberangkatkan 35 penyuluh pertanian di 27 kecamatan untuk mengikuti studi pembelajaran tentang teknik pertanian dan magang di Jawa Barat.

Jumlah penyuluh di Aceh Utara sebanyak 252 orang, tetapi karena keterbatasan anggaran  hanya memberangkatkan 35 penyuluh, program  studi pembelajaran dan magang tersebut akan diupayakan menjadi program tahunan.

"Karena anggaran terbatas, kita hanya memberangkatkan 35 orang penyuluh saja dan kita terus berupa dalam setiap tahunnya kita bisa membawa para penyuluh untuk mengikuti magang," tutur Syarifuddin.



Pewarta: Pewarta : Mukhlis
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026