“Penerapan aplikasi Simanja tersebut ditujukan untuk mengoptimalkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN), sesuai dengan amanat Peraturan Bupati (Perbup) Aceh Barat Nomor 37 tahun 2021 tentang Manajemen kinerja ASN di lingkungan Pemerintah Kabupateb Aceh Barat,” kata Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Barat, Nyak Na mewakili Pj Bupati Aceh Barat di Meulaboh, Rabu.
Nyak Na mengatakan pemberlakuan presensi online dan penerapan aplikasi Simanja merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, dalam mendorong peningkatan kinerja seluruh ASN guna membangun tata kelola birokrasi Kabupaten Aceh Barat yang semakin baik.
Baca juga: 963 anggota PPS di Aceh Barat resmi dilantik, begini pesan Pj Bupati Aceh Barat
Ia juga mengapresiasi BKPSDM Kabupaten Aceh Barat yang telah menginisiasi terwujudnya aplikasi tersebut, sekaligus melakukan sosialisasi terkait penggunaanya.
Menurutnya, lahirnya aplikasi tersebut merupakan langkah positif dalam rangka meningkatkan kinerja ASN dan mewujudkan aparatur pemerintah yang berintegritas, profesional, dan akuntabel.
Nyak Na juga mengatakan aplikasi ini memungkinkan seluruh kegiatan yang dilakukan oleh ASN mulai dari Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), penilaian disiplin, hingga penilaian perilaku kerja dapat diinput secara daring (online).
"Nantinya penerapan aplikasi Simanja serta presensi online akan menjadi indikator penilaian pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN di lingkungan Pemkab Aceh Barat, dengan memperhatikan sejumlah aspek diantaranya perilaku, sistem kerja, kedisiplinan dan capaian kinerja yang diraih," kata Nyak Na menambahkan.
Dalam mewujudkan penerapan tata kelola pemerintahan yang baik, Pemkab Aceh Barat optimis penggunaan aplikasi Simanja dapat menjadi langkah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, pelayanan publik yang berkualitas, serta kapasitas dan akuntabilitas kinerja birokrasi yang tinggi.
Baca juga: Aceh Barat tingkatkan peran Satpol PP dan WH tegakkan syariat Islam
“Kita harapkan nantinya aplikasi ini bisa dijadikan sebagai acuan untuk mendorong kinerja ASN yang lebih produktif di masing-masing unit kerja,” tuturnya pintanya.
Selain Bimtek Simanja, pada kesempatan itu juga diluncurkan layanan help desk kepegawaian Aceh Barat yang merupakan inovasi baru dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Aceh Barat dalam memberikan kemudahan pelayanan kepegawaian bagi ASN di lingkup Pemkab Aceh Barat.
Hal ini sesuai dengan arahan Pj Bupati Aceh Barat Mahdi yang menginginkan tata kelola Pemerintahan yang efektif, efisien dan berintegritas.
Baca juga: 185 keuchik di Aceh Barat dilatih etika dan budaya berpolitik, ini tujuannya
Pewarta: Teuku Dedi IskandarEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026