Aceh Barat (ANTARA) - Polres Aceh Barat menyalurkan bantuan untuk 57 kepala keluarga atau 195 jiwa masyarakat korban banjir bandang yang saat ini masih terisolir di kawasan komunitas adat terpencil (KAT) Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, yang saat ini masih terisolir pascabencana alam.
“Kehadiran kami di Sikundo bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga untuk memastikan masyarakat yang terdampak bencana mendapatkan perhatian,” kata Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, Kamis.
Ada pun bantuan sembako yang disalurkan berjumlah 60 paket, terdiri dari beras, mie instan, minyak goreng, susu UHT, susu kental manis, biskuit, makanan siap saji, popok bayi, pembalut wanita, sarung, serta berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya.
Baca juga: 40 KK warga Sikundo Aceh Barat kelaparan dan masih terisolir akibat banjir bandang
Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada 57 kepala keluarga (KK) atau sekitar 195 jiwa yang terdampak banjir.
Untuk menjangkau Gampong Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Kapolres AKBP Yhogi Hadisetiawa bersama rombongan harus menempuh perjalanan panjang dan penuh tantangan.
Medan yang dilalui berupa jalan sempit, menanjak, dan berlumpur akibat sisa banjir membuat kendaraan biasa tidak dapat digunakan, sehingga rombongan menggunakan motor trail untuk menembus jalan berbatu, sebelum melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh beberapa kilometer menuju gampong yang berada di tengah perbukitan.
Selain menyalurkan bantuan sembako, jajaran Polres Aceh Barat juga melaksanakan kegiatan pengobatan gratis bagi warga.
Dalam kegiatan ini, Tim Urusan Kesehatan (Urkes) Polres Aceh Barat memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan, membagikan obat-obatan, serta vitamin bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan pascabanjir.
Kapolres Yhogi Hadisetiawan berpesan agar masyarakat terus menjaga persatuan dan saling membantu dalam menghadapi situasi pascabencana, serta segera melaporkan kepada aparat jika terjadi gangguan keamanan atau kendala di lapangan.
“Kami akan terus hadir untuk masyarakat, baik dalam menjaga keamanan maupun memberikan pelayanan sosial. Semoga bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi warga untuk bangkit dan menata kehidupan setelah banjir,” katanya.
Ia menyebutkan aksi kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa Polres Aceh Barat hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dalam arti yang sesungguhnya.
Baca juga: Pemerintah masih pasok bantuan ke Sikundo Aceh Barat via helikopter
Pewarta: Teuku Dedi IskandarEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026