Banda Aceh (ANTARA) - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak merenovasi dua sekolah terdampak bencana banjir di Aceh sebagai salah satu upaya memulihkan kembali layanan pendidikan di tanah rencong.
“Presiden memerintahkan Kasad sebagai Dansatgas bersama prajuritnya bergerak cepat memperbaiki fasilitas publik. Salah satunya layanan pendidikan," kata Dansubsatgas bencana Aceh yang juga Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, dalam keterangannya yang diterima di Banda Aceh, Senin.
Adapun renovasi pembangunan dua sekolah oleh Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak tersebut yaitu sekolah SDN Rantau Panjang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Serta SDN 19 Matang Serdang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara.
"Harapannya agar bangunan sekolah dapat kembali digunakan dengan aman. Memastikan proses belajar mengajar (PBM) di Aceh agar kembali berjalan normal,” ujarnya.
Baca juga: Polres Lhokseumawe dan BKO Brimob Kaltim bersihkan MTsN 10 Sawang Aceh Utara
Ali Imran menyebutkan, TNI AD salah satu instansi sebagai ujung tombak pemerintah yang menjalankan tugas tanpa henti sesuai amanah Presiden yang memberikan perhatian penuh kepada rakyatnya.
Kemudian, kata dia, Kasad Maruli melakukan berbagai terobosan kreatif mengubah kendala menjadi solusi fungsional, mencakup perbaikan maupun membangun ulang infrastruktur jembatan.
Semua ini bertujuan untuk mempermudah evakuasi, dan pendistribusian elemen-elemen struktural utama maupun bantuan logistik dapat melalui jalur darurat.
Ia menegaskan, TNI AD terus berperan dalam percepatan pemulihan pascabencana, baik menyelesaikan pembangunan infrastruktur jembatan, hingga pemulihan psikososial dan rekonstruksi layanan pendidikan.
"Gagasan Kasad, bertujuan untuk segera mengembalikan kondisi fisik, sosial dan rehabilitasi anak serta ekonomi masyarakat korban terdampak bencana,” demikian Kolonel Inf Ali Imran.
Baca juga: Dua layanan berat RSUD Aceh Tamiang sudah berfungsi
Pewarta: Rahmat FajriEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026