Aceh Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan akses jalan menuju ke kawasan Komunitas Adat Terpencil (KAT) Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, yang selama ini terisolasi akibat bencana alam banjir bandang kini sudah bisa dilintasi kendaraan roda empat.

“Alhamdulillah, berkat kerjasama dan kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI dan semua pihak, saat ini akses jalan ke Sikundo sudah bisa dilintasi kendaraan,” kata Bupati Aceh Barat, Tarmizi, Selasa.

Ia menyebutkan, pembangunan akses jalan menuju ke kawasan tersebut selama ini mengalami banyak tantangan dan hambatan karena faktor alam, karena saat pekerja melakukan pekerjaan, terhalang dengan tingginya air sungai di sisi kiri badan jalan.

Meski sudah bisa dilintasi kendaraan, namun ruas jalan di kawasan ini masih rawan rusak kembali, karena jalan yang sudah dibangun oleh pemerintah daerah, merupakan ruas jalan yang lama yang kemudian berubah menjadi aliran sungai yang muncul pascabencana alam banjir bandang akhir tahun lalu.

Tarmizi mengatakan pemerintah daerah tetap mempertahankan lokasi pembangunan jalan di lokasi awal di tepi sungai, karena akses jalan ini merupakan jalan terdekat menuju ke kawasan terpencil.

Baca: Hasil verifikasi: 123 unit rumah warga di Aceh Barat rusak akibat banjir bandang

Sejak bencana alam banjir bandang melanda Aceh pada Rabu, 26 November 2025, sekitar 57 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 195 jiwa masyarakat di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, terisolasi akibat rusaknya badan jalan menuju ke kawasan komunitas adat terpencil di kawasan ini.

Tarmizi mengakui dampak dari terisolasi nya 195 jiwa masyarakat di Sikundo, Aceh Barat, telah mengakibatkan ratusan jiwa masyarakat di wilayah itu kesulitan akses bantuan makanan dan obat-obatan.

Sebagai solusi, selain mengirimkan bantuan menggunakan perahu dengan menyusuri aliran sungai, pemerintah juga mengirimkan bantuan menggunakan Helikopter ke kawasan tersebut sejak kawasan ini dilanda bencana alam pada akhir November 2025 lalu.

Dengan telah selesaikan perbaikan akses jalan menuju ke kawasan Sikundo, Aceh Barat, saat ini ratusan jiwa masyarakat di komunitas adat terpencil tersebut saat ini tidak lagi terisolasi, karena akses jalan sudah bisa dilintasi kendaraan roda empat dan roda dua.

Hal ini berhasil dilakukan karena adanya kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, DPRK Aceh Barat, TNI, Polri serta seluruh komponen masyarakat di daerah ini, demikian Tarmizi.

Baca: Pemerintah mulai bangun hunian sementara di Aceh Barat



Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026