Aceh Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat membentuk Satuan Tugas (Satgas) Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Aula Kantor Cabang Dinas Pendidikan Aceh Barat, sebagai upaya meningkatkan serapan pendapatan daerah yang saat ini baru berada di angka Rp100 miliar lebih setiap tahun nya.

“Pembentukan Satgas PAD ini bertujuan untuk mendongkrak penerimaan pendapatan daerah agar semakin meningkat,” kata Bupati Aceh Barat, Tarmizi di Meulaboh, Senin.

Ia mengatakan, pembentukan satgas tersebut juga sebagai upaya untuk menyikapi kondisi keuangan daerah tahun 2026, karena saat ini dana transfer dari pemerintah pusat yang semakin berkurang ke daerah.

“Jadi kita PAD nya sangat kecil sehingga keadaan menuntut kita untuk berfikir kreatif guna mendongkrak PAD yang ada. Jadi semua potensi PAD yang ada di Aceh Barat itu dapat dioptimalkan dengan adanya satgas PAD ini,” kata Tarmizi.

Baca juga: Pemkab Aceh Barat tambah armada baru perkuat pengangkutan sampah di masyarakat
 

Nantinya, satgas tersebut akan melakukan pemetaan sektor mana saja yang perlu dilakukan peningkatan, kemudian anggota satgas melakukan eksekusi di lapangan.
 

“Satgas ini terdiri dari lintas sektor semua terlibat, dengan harapan nanti PAD kita akan semakin meningkat dari yang ada sekarang. Target tahun ini dalam pemetaan sambil terus bekerja tentu kita siapkan regulasi semua,” katanya.

Dengan adanya Satgas Optimalisasi PAD Aceh Barat, pemerintah daerah berharap dapat meningkatkan pendapatan daerah setiap tahunnya.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Aceh Barat, Edy Juanda mengatakan pengukuhan Satgas Optimalisasi PAD Kabupaten Aceh Barat Tahun 2026, berdasarkan keputusan Bupati Aceh Barat Nomor 92 Tahun 2026 tentang Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Aceh Barat.

Satgas tersebut nantinya diharapkan dapat mendukung upaya penguatan koordinasi lintas perangkat daerah, dalam rangka optimalisasi PAD Aceh Barat, dan mewujudkan PAD yang lebih efektif, transparan dan akuntabel.


Baca juga: PKK Aceh Barat salurkan bantuan untuk anak-anak di lokasi bencana



Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026