Meulaboh (ANTARA) - Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Meulaboh, Aceh hingga pekan keempat Februari 2025 telah melakukan serapan gabah petani mencapai 889,7 ton gabah kering panen (GKP) milik petani di wilayah pantai barat Aceh dengan harga Rp6.500,- per kilogram.
“Sedangkan serapan gabah kering giling (GKG) yang sudah kita serap saat ini sudah mencapai 300 ton dan 837,20 ton beras,” kata Kepala Perum Bulog Cabang Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Suhadi kepada ANTARA, Selasa.
Menurutnya, serapan ini dilakukan sebagai upaya mendukung serapan gabah petani secara nasional mencapai 3 juta ton sesuai target pemerintah.
Baca juga: Bulog sebut beras di Aceh cukup untuk enam bulan
Suhadi mengatakan dalam mendukung serapan gabah tersebut, pihaknya melalui Satuan Kerja (Satker) Penyerapan Gabah Beras bekerjasama dengan penggilingan padi Mitra Kerja Pengadaan Bulog, serta gabungan kelompok tani (Gapoktan) di wilayah kerjanya.
Suhadi menambahkan dengan adanya serapan harga gabah di angka Rp6.500 per kilogram, diharapkan petani mendapatkan harga yang baik dan pemerintah melalui Perum Bulog Cabang Meulaboh, dapat melakukan penyerapan hasil panen untuk stok cadangan pangan pemerintah (CPP) secara maksimal
“Kita berharap dapat membantu meningkatkan kesejahteraan petani dan memastikan harga gabah sesuai dengan HPP yang telah ditetapkan pemerintah,” kata Suhadi menambahkan.
Saat ini, kata dia, Bulog Cabang Meulaboh sedang menelusuri daerah daerah panen untuk pembelian gabah kering panen di tingkat petani atau kelompok tani.
Bulog juga akan melakukan penyerapan gabah kering panen dengan harga Rp 6.500 per kg, dan beras dengan harga 12.000 per kg sesuai HPP yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” demikian Suhadi.
Baca juga: Bulog: stok beras di Aceh capai 30 ribu ton cukup hingga Idul Fitri