Aceh Timur (ANTARA) - Dua warga asal Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya dihantam mobil Ford Everest di Gampong Beusa Seberang, Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur.
Kasat Lantas Polres Aceh Timur AKP Aditya Hadmanto di Aceh Timur, Rabu, mengatakan kedua korban masing-masing bernama Sukidi (59), berprofesi sebagai karyawan BUMN, serta Tarsiamah (56), ibu rumah tangga.
"Kecelakaan tersebut terjadi Rabu (22/4) pukul 03.30 WIB. Dalam peristiwa tersebut, dua warga tewas di lokasi kejadian. Keduanya merupakan warga Desa Tandan Sari, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Riau," katanya.
Sementara, pengemudi mobil Ford Everest diketahui bernama Musliadi (45), wiraswasta, warga Desa Surien, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh. Dalam kejadian itu, pengemudi mobil dilaporkan tidak mengalami luka.
Korban diketahui merupakan pengendara dan penumpang sepeda motor Honda Vario 125 tanpa nomor polisi yang terlibat tabrakan dengan mobil Ford Everest bernomor polisi BL 1906 JA.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan sementara, mobil melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh. Sementara sepeda motor dari arah jalan Ranto Peureulak menuju ke jalan Gampong Beusa.
Baca: Dua relawan bencana di Aceh Timur meninggal dalam kecelakaan saat bawa bantuan air bersih
Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara sepeda motor diduga hendak menyeberang ke jalan nasional. Pada saat bersamaan, mobil sudah berada dalam jarak dekat sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
"Benturan keras menyebabkan pengendara dan penumpang sepeda motor terpental ke badan jalan dan meninggal dunia di tempat kejadian," katanya.
Usai menerima laporan, personel Polsek Peureulak Barat bersama petugas kesehatan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan arus lalu lintas, mengevakuasi korban, serta berkoordinasi dengan Unit Laka Satlantas Polres Aceh Timur.
Jenazah kedua korban kemudian dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak untuk penanganan lebih lanjut.
Aditya menambahkan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa saksi-saksi dan mengamankan kendaraan yang terlibat.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan, dan memastikan situasi aman sebelum menyeberang atau memasuki jalan utama," katanya.
Baca: Seorang tewas dan 10 luka-luka akibat kecelakaan tunggal di Aceh Timur
Pewarta: HayaturrahmahEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026