Banda Aceh (ANTARA) - Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al Farlaky menyatakan bahwa program program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) menjadi salah satu instrumen dalam upaya percepatan pembangunan daerah.

"TMMD merupakan instrumen penting dalam mempercepat pembangunan daerah," kata Iskandar Usman Al Farlaky, di Aceh Timur, Rabu.

Pernyataan itu disampaikan Iskandar Usman saat membuka program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur di lapangan Bolakaki, Desa Alue Canang, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur.

Mengusung tema "Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa", program TMMD dinilai menjadi momentum kebangkitan dan percepatan pemulihan daerah pascabencana banjir bandang yang melanda Aceh.

Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat, kata Iskandar, program TMMD ini diyakini mampu mendorong pemberdayaan ekonomi pedesaan secara signifikan.

TMMD, lanjut dia, juga menjadi wadah yang sangat baik untuk memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat, meningkatkan ketahanan nasional, serta menumbuhkan kesadaran sosial bersama.

"Ini adalah langkah nyata kita dalam mengatasi persoalan kebangsaan di tingkat bawah, mulai dari kemiskinan, pengangguran, ketahanan pangan, hingga pencegahan dan pemberantasan narkoba," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Iskandar mengimbau kepada seluruh pihak, khususnya perangkat daerah dan dinas terkait, untuk memberikan dukungan penuh dan berkolaborasi aktif agar manfaat dari program TMMD dapat dirasakan langsung masyarakat luas.

Sementara itu, Dandim 0104/Aceh Timur, Letkol Inf Novi Widyanto memaparkan rincian sasaran fisik dan non-fisik yang menjadi target dalam TMMD ke-128 ini. Sasaran fisik, Kodim 0104/Atim berfokus pada infrastruktur dasar yang dibutuhkan warga Desa Alue Canang.

Meliputi pengerasan jalan sepanjang 2.200 meter, pembangunan fasilitas gorong-gorong, perbaikan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA), Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), fasilitas mandi, Cuci, Kakus (MCK) dan penyediaan sumber air bersih.

Pembangunan non-fisik, kata Letkol Novi, berfokus pada kegiatan sosial pendukung masyarakat, seperti pagelaran seni budaya lokal, bakti sosial, pengobatan massal gratis, pembagian paket sembako, hingga penyelenggaraan bazar murah.

"TMMD bukan sekadar program pembangunan infrastruktur semata,  jauh lebih besar dari itu, yaitu membangun jiwa kebersamaan dan kesadaran sosial masyarakat," katanya.

Ia menambahkan, pelaksanaan TMMD ke-128 di Desa Alue Canang ini, diharapkan memberikan contoh sinergi antara TNI, pemerintah dan masyarakat dalam membangun negeri dari desa, sekaligus memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kemajuan Kabupaten Aceh Timur di masa depan.

"Semua ini bertujuan untuk memajukan desa dan memperkuat ketahanan bangsa," demikian Letkol Inf Novi Widyanto.
 



Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026