Banda Aceh (ANTARA) - Organisasi Mahasiswa yang tergabung dalam Lumbung Informasi Mahasiswa Matangkuli (LIMA) merevegetasi bantaran sungai di Gampong Parang Sikureung, Kabupaten Aceh Utara.

"Gerakan ini bukan sekadar kegiatan penanaman pohon, melainkan bentuk investasi sosial dan ekologis untuk masa depan," kata Ketua LIMA, Mufaddhal di Aceh Utara, Kamis.

Ia menjelaskan upaya menanam kepedulian terhadap alam hari ini merupakan investasi untuk memanen kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

Pihaknya berharap revegetasi bantaran sungai mampu mencegah abrasi dan erosi, sekaligus menjadi sarana edukasi lingkungan bagi generasi muda yang peduli terhadap keberlangsungan ekosistem di daerah setempat.

Kegiatan tersebut merupakan dukungan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Pembelaan Lingkungan Hidup dan Hak Asasi Manusia (LPLHa) melalui program Dana Nusantara (DANUS).

Aksi revegetasi juga melibatkan Palang Merah Remaja (PMR) dan Pramuka SMAN 1 Matangkuli sebagai panitia lokal dan turut dihadiri pejabat daerah setempat.

Keuchik/Kepala Desa Parang Sikureung, Jumadi, menyebutkan bahwa langkah kolektif mahasiswa dan pelajar sangat penting dalam menjaga ekosistem sungai sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan hidup di kawasan itu. 

“Kita akan menanam pohon sebanyak 600 batang dalam kegiatan ini di antaranya bambu, aren dan tanaman bernilai ekonomis lainnya seperti mangga dan durian di bantaran sungai yang memiliki fungsi ekologis serta manfaat jangka panjang bagi masyarakat," katanya.



Pewarta: M Ifdhal
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026