Kapolsek Kecamatan Babahrot, Iptu Rizal Firmansyah saat dihubungi menyatakan peristiwa menyebabkan korban Ilyas meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Teuku Peukan (RSUD-TP). Sementara korban lainnya yakni Hasbullah mengalami patah tangan dan masih dirawat di RSUD Abdya.
Rizal Firmansyah menjelaskan, mesin combine (pemotong padi) milik pemerintah daerah sedang melakukan aktifitas panen padi milik masyarakat dikawasan areal Persawahan Dusun Alue Lhok, Desa Alue Peunawa.
Alat mesin pertanian (Alsintan) modern tersebut di operasi oleh Adi (26) yang sama-sama tercatat warga Desa Geulanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Abdya.
Adi mengoperasi mesin combine dilahan sawah tersebut ditemani oleh dua rekannya bernama Ilyas (50) dan Hasbullah (25). Kedua korban tersebut berstatus kernet Combine.
Saat Combine hendak memotong tanaman padi dipojokan lahan sawah, tiba-tiba mesin pemotong tersebut berjalan mundur karena kesulitan dilakukan proses pemanenan.
“Saat Combine dimundurkan ke belakang oleh operatornya, tiba-tiba langsung masuk jurang sedalam enam meter. Dua korban yang berada dibelakang bagian atas mesin ikut masuk jurang kemudian ditimpa mesin pemotong padi itu,”ujarnya
Kemudian, masyarakat petani Desa Alue Peunawa langsung membawa korban ke Instalasi Gawat Darurat Pukesmas Kuala Batee.
Pewarta: SuprianEditor : Azhari
COPYRIGHT © ANTARA 2026