Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan aktivitas belajar mengatakan peserta didik pascabanjir bandang di kawasan Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, sudah kembali normal.

"Kendati kondisi belum pulih benar, namun proses belajar mengajar sudah kembali normal," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Selatan Akmal AH yang dihubungi dari Banda Aceh, Rabu.

Banjir bandang melanda kawasan Ladang, Rimba Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, terjadi pada Senin (20/11) malam. 

Banjir bandang tersebut membawa material kayu seperti batang-batang pohon berukuran besar bercampur lumpur yang menimbun rumah penduduk dan fasilitas umum, termasuk menutupi badan jalan.

Akmal menyebutkan empat bangunan sekolah yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan rusak berat akibat banjir bandang tersebut. Bangunan sekolah yang rusak tersebut yakni SMP Negeri 1 Ladang Rimba, SMP Swasta Ramatul Ibah, SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Ladang Rimba.

"Sebanyak 900-an peserta didik terdampak banjir bandang tersebut. Pada saat itu, empat bangunan sekolah tersebut tertimbun lumpur hingga sepinggang orang dewasa," kata Akmal.

Kini, kata Akmal, proses belajar mengajar sudah berjalan. Untuk SD dilakukan di sekolah masing-masing, walau proses pembersihan lumpur masih berlangsung.

Sedangkan untuk SMP Negeri 1, terpaksa dipindahkan ke SMA setempat karena bangunan sekolahnya banyak yang rusak parah. Serta sebagian besar ruang belajar masih tertimbun lumpur lebih dari satu meter.

"Ada enam ruang kelas, satu ruang laboratorium, dan musala SMP Negeri 1 Ladang Rimba rusak parah dan tidak dapat digunakan sama sekali. Kini, proses belajar mengajar dipindahkan ke bangunan SMA Ladang Rimba," katanya.

Menurut Akmal, pemindahan aktivitas belajar mengajar dilakukan agar proses pendidikan tidak terhambat. Apalagi siswa SMP tersebut memasuki masa ujian semester.

"Walaupun kondisi wilayah tersebut belum pulih pascabanjir, namun proses belajar mengajar tidak boleh terhenti. Kami terus mengupayakan agar peserta didik tetap dapat mengikuti pembelajaran," kata Akmal AH.

Baca juga: 1.943 ha lahan pertanian di Aceh Selatan rusak akibat banjir

Pewarta: M.Haris Setiady Agus

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2023