Bireuen (ANTARA Aceh) - Pemerintah Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, menyediakan lahan 640 hektare di Kawasan Industri Batee Geulungku (KIB) sabagai lokasi yang bisa dimanfaatkan sepenuhnya para investor terutama untuk mendirikan sejumlah pabriknya.
Bupati Ruslan H Ruslan M Daud kepada wartawan di Bireuen, Minggu menyatakan, lokasi KIB sangat strategis yang letaknya cukup strategis, di pesisir pantai jalur Banda Aceh - Medan (Sumut), sehingga salah satu lahan menjanjikan buat para pemilik modal yang ingin berinvestasi di Aceh.
Ia menyatakan, pihaknya terus berupaya menggait dan mempromosikan Bireuen ke publik luar, kepada para pembisnis, dan para pemilik modal untuk meningkatkan citra bahwa daerah ini merupakan salah satu andalan bagi sejumlah invstor dari dalam dan Luar negeri.
Bupati menyatakan, saat ini sudah ada investor yang menanamkan modalnya di Aceh, seperti perusahaan Bos CJ Feed Indonesia dari Korea Selatan, dibukanya kantor perusahaan Bumi Aceh Sejahtera dan rencana salah satu investor lain untuk mebuka showroom Toyota.
"Adanya sejumlah perusahaan yang masuk ke Bireuen, menunjukkan keseriusan dan sikap Pemkab Bireuen bersama rakyatnya yang ingin daerah ini menjadi salah satu kawasan ekonomi mandiri yang mampu memakmurkan warga," kata Bupati Ruslan.
Ia berharap dukungan sipil dan masyarakat terhadap pembangunan Bireuen secara menyeluruh menjadi pondasi energi yang kuat bagi Pemkab Bireuen untuk berjuang habis-habisan dalam meraih simpati dari manapun termasuk ke pemerintah pusat untuk peningkatan ekonomi masyarakat secara keseluruhan.
Dikatakan, keberadaan pelabuhan Krueng Geukueh, Kota Lhokseumawe juga menjadi formula untuk mengangkut dan mengirim hasil bumi dari Aceh ke jalur internasional, termasuk hasil produksi dari pabrik-pabrik yang dihasilkan di Bireuen.
"Jadi, siapa saja yang berinvestasi di Bireuen sangat mudah dan nyaman, karena didukung oleh sejumlah fasilitas yang dibutuhkan para investor. Maka, cukup tepat jika para investor bisa memilih Bireuen untuk lokasi berinvestasi, artinya 'Kabupaten Bireuen bisa jadi lahan investasi untuk para investor'," kata Bupati Ruslan.
Bupati Ruslan H Ruslan M Daud kepada wartawan di Bireuen, Minggu menyatakan, lokasi KIB sangat strategis yang letaknya cukup strategis, di pesisir pantai jalur Banda Aceh - Medan (Sumut), sehingga salah satu lahan menjanjikan buat para pemilik modal yang ingin berinvestasi di Aceh.
Ia menyatakan, pihaknya terus berupaya menggait dan mempromosikan Bireuen ke publik luar, kepada para pembisnis, dan para pemilik modal untuk meningkatkan citra bahwa daerah ini merupakan salah satu andalan bagi sejumlah invstor dari dalam dan Luar negeri.
Bupati menyatakan, saat ini sudah ada investor yang menanamkan modalnya di Aceh, seperti perusahaan Bos CJ Feed Indonesia dari Korea Selatan, dibukanya kantor perusahaan Bumi Aceh Sejahtera dan rencana salah satu investor lain untuk mebuka showroom Toyota.
"Adanya sejumlah perusahaan yang masuk ke Bireuen, menunjukkan keseriusan dan sikap Pemkab Bireuen bersama rakyatnya yang ingin daerah ini menjadi salah satu kawasan ekonomi mandiri yang mampu memakmurkan warga," kata Bupati Ruslan.
Ia berharap dukungan sipil dan masyarakat terhadap pembangunan Bireuen secara menyeluruh menjadi pondasi energi yang kuat bagi Pemkab Bireuen untuk berjuang habis-habisan dalam meraih simpati dari manapun termasuk ke pemerintah pusat untuk peningkatan ekonomi masyarakat secara keseluruhan.
Dikatakan, keberadaan pelabuhan Krueng Geukueh, Kota Lhokseumawe juga menjadi formula untuk mengangkut dan mengirim hasil bumi dari Aceh ke jalur internasional, termasuk hasil produksi dari pabrik-pabrik yang dihasilkan di Bireuen.
"Jadi, siapa saja yang berinvestasi di Bireuen sangat mudah dan nyaman, karena didukung oleh sejumlah fasilitas yang dibutuhkan para investor. Maka, cukup tepat jika para investor bisa memilih Bireuen untuk lokasi berinvestasi, artinya 'Kabupaten Bireuen bisa jadi lahan investasi untuk para investor'," kata Bupati Ruslan.
Pewarta: Pewarta : MukhlisUploader : Salahuddin Wahid
COPYRIGHT © ANTARA 2026