Nagan Raya (ANTARA) - Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh menyebutkan sebanyak 23 satuan pendidikan yang terdampak bencana alam banjir bandang di daerah setempat, saat ini sudah mulai pulih dan beraktivitas kembali untuk menggelar proses belajar mengajar bagi anak didik.
“Saat ini, sebanyak 17 satuan pendidikan di jenjang sekolah dasar dan enam satuan pendidikan di jenjang sekolah menengah pertama sudah kembali beraktivitas,” kata Ketua MPD Kabupaten Nagan Raya, Aceh, H Abdul Rani Cut kepada ANTARA, Kamis di Nagan Raya.
Hal ini diketahui setelah jajaran Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Nagan Raya, melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap aktivitas belajar mengajar di sejumlah satuan pendidikan yang terdampak bencana alam banjir bandang.
Ada pun sebaran lokasi satuan pendidikan yang terdampak bencana alam di Kabupaten Nagan Raya, Aceh meliputi di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kecamatan Darul Makmur, Kecamatan Tripa Makmur, serta Kecamatan Tadu Raya.
Abdul Rani Cut mengatakan pengawasan yang dilakukan oleh MPD, untuk melihat langsung kondisi satuan pendidikan pascabencana banjir pada 26 November 2025 lalu, guna mengetahui kondisi terkini perkembangan pendidikan pasca bencana di daerah setempat.
Nantinya, hasil pemantauan dan pengawasan ini akan dituangkan dalam bentuk rekomendasi tertulis, guna disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, sebagai upaya meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan bagi anak didik.
Abdul Rani Cut mengatakan upaya pemulihan dan proses rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana alam tentunya tidak mudah, sehingga MPD Nagan Raya mengajak semua pihak untuk dapat mendukung upaya pemerintah dalam melakukan percepatan pemulihan pasca bencana ini.
Pewarta: Teuku Dedi IskandarEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026