Banda Aceh (ANTARA) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama Dinas Kesehatan Aceh kembali menerjunkan sebanyak 396 tenaga cadangan kesehatan (TCK) ke berbagai lokasi terdampak bencana banjir dan longsor di tanah rencong.

"TCK Kemenkes bersama Dinkes Aceh yang diterjunkan hari ini berjumlah 396 nakes, bekerja hingga 14 hari kedepan, di delapan kabupaten/kota terdampak bencana," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Ferdiyus, di Banda Aceh, Minggu.

Pernyataan itu disampaikan Ferdiyus dalam prosesi pelepasan tenaga cadangan kesehatan Kemenkes RI dan Dinas Kesehatan Aceh angkatan IV ke lokasi bencana, di halaman parkir Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh.

Ferdiyus menjelaskan, sejak masa tanggap darurat hingga hari ini, sudah lebih 1.200 tenaga kesehatan Kemenkes dan Dinkes Aceh diterjunkan ke kabupaten/kota terdampak bencana di Aceh.

Ia mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah Aceh dan semua pihak yang telah mendukung kerja-kerja TCK di lapangan selama masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana ini.

Baca: Ratusan warga terdampak bencana dapat layanan kesehatan Polri

Sementara itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem dalam sambutannya saat pelepasan yang dibacakan Asisten Keistimewaan dan Kesejahteraan Aceh, Syakir, mengapresiasi TCK Kemenkes bersama Dinkes Aceh atas dedikasinya selama masa tanggap darurat dan pemulihan bencana.

“Apresiasi tinggi kami sampaikan kepada TCK Kemenkes RI atas dedikasi serta komitmennya membantu masyarakat pada masa tanggap darurat dan pemulihan pasca bencana di Aceh,” kata Mualem.

Mualem menuturkan, memasuki hari ke-67 pasca bencana, Aceh kini berada pada fase pemulihan yang menuntut ketekunan dan konsistensi. 

Pada fase ini, tantangan kesehatan yang dihadapi masyarakat cukup kompleks dan beragam, mulai dari resiko penyakit hingga pemulihan kondisi fisik dan mental warga terdampak.

“Pada fase pemulihan, kehadiran tenaga kesehatan tentu menjadi penopang yang sangat penting agar proses pemulihan dapat berjalan berkelanjutan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Pihaknya menyadari bahwa tugas ini tidaklah ringan. Tetapi, dengan bekal kompetensi serta pengalaman dan kerjasama yang baik, Insya Allah  dapat dijalankan secara profesional dan penuh rasa tanggung jawab.

“Pemerintah Aceh berkomitmen terus mendukung dan memastikan koordinasi berjalan optimal di lapangan. Selamat bertugas, tetap jaga kesehatan bagi seluruh tim. Insya Allah, kerja-kerja saudara menjadi amal jariyah dan selalu dilindungi Allah,” demikian Mualem.

Baca: Polri layani kesehatan warga terdampak bencana dari pintu ke pintu



Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026