Banda Aceh (ANTARA) - Dinas Pangan Kabupaten Aceh Besar menyatakan terus meningkatkan pemahaman keamanan pangan kepada seluruh komponen masyarakat di daerah itu guna memastikan seluruh produk yang dikonsumsi terbebas dari bahan berbahaya.
“Salah satu upaya yang kita gencarkan adalah sosialisasi keamanan pangan kepada kelompok wanita, ibu-ibu PKK yang juga merupakan bagian dari meningkatkan kualitas konsumsi pangan di Aceh Besar,” kata Kepala Dinas Pangan Aceh Besar Alyadi, di Lambaro, Senin.
Ia menjelaskan peningkatan pemahaman keamanan pangan menyasar kelompok wanita tani dan ibu-ibu PKK, sosialisasi keamanan kepada pelaku usaha seperti kilang padi dan jajanan untuk anak sekolah.
Selain itu, Alyadi mengatakan, Dinas Pangan Kabupaten Aceh Besar juga mengawasi dan memberikan pembinaan Pangan Segar Asal Tumbuhan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pengawasan dan pengujian test kit di pasar-pasar tradisional.
Baca: Sekdakab ajak semua pihak lindungi masyarakat dari pangan berbahaya
“Langkah-langkah yang kita lakukan tersebut merupakan bagian dari meningkatkan kualitas konsumsi pangan dan memastikan pangan yang dikonsumsi aman dan terbebas dari bahan berbahaya,” katanya.
Pihaknya meyakini dengan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap keamanan pangan maka akan mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh serta derajat kesehatan lebih baik.
“Kami juga berkolaborasi dengan berbagai instansi terkait dalam peningkatan pemahaman kepada masyarakat termasuk juga dengan pengawasan pangan,” katanya.
Baca: BBPOM Aceh tingkatkan keamanan pangan di lingkungan sekolah
Pewarta: M IfdhalEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026