Banda Aceh, 28/8 (Antaraaceh) - Rektor Universitas Syiah Kuala Prof Samsul Rizal mengharapkan agar lulusan di perguruan tinggi negeri tersebut mampu bersaing di tingkat negara-negara Asia Tenggara atau ASEAN.
"Lulusan Unsyiah harus mampu bersaing di tingkat ASEAN karena tahun depan kita semua akan memasuki era baru untuk kawasan Asia Tenggara," kata Rektor Unsyiah Prof Samsul Rizal di Banda Aceh, Kamis.
Pada 2015, kata dia, akan dilakukan pengintegrasian kawasan ASEAN menjadi satu komunitas tunggal, yaitu ASEAN Community. Dan ini merupakan tantangan baru bagi semua lulusan perguruan tinggi.
Para lulusan, kata dia, akan bersaingan mendapatkan pekerjaan. Persaingan tidak hanya dari Indonesia, tetapi juga dari lulusan perguruan tinggi dari negara-negara Asia Tenggara.
"Tentu persaingan akan semakin berat. ASEAN Community membuka peluang bagi tenaga berkualitas dari negara lain di ASEAN untuk secara legal ikut memperebutkan lapangan pekerjaan di Indonesia. Dengan demikian, jumlah pencari kerja di Indonesia akan meningkat tajam," kata dia.
Selain bersaing di dalam negeri, kata dia, dengan komunitas tunggal ASEAN ini tentu membuka peluang bagi lulusan Unsyiah bekerja di negara lain. Namun, tentunya lulusan Unsyiah harus mampu bersaing.
"Ini adalah kompetisi. Karena itu, lulusan Unsyiah harus mampu mengambil keuntungan dari pemberlakuan ASEAN Community. Keuntungan ini tentu dengan kemampuan keilmuan yang diraih di perguruan tinggi," kata dia.
Unsyiah, kata dia, berkomitmen tinggi untuk terus berkontribusi menghasilkan sumber daya berkualitas. Upaya ini dengan meningkatkan pelayanan publik.
Selain itu, kata dia, sejak dua tahun lalu, Unsyiah telah memperbesar ruang akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Aceh.
"Akses tersebut seperti meningkatkan jumlah penerimaan mahasiswa tanpa tes. Memperbesar kuota beasiswa mahasiswa, khususnya diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu, kata dia.
Namun begitu, sebut dia, Unsyiah juga tidak menjamin semua lulusan yang dihasilkan akan memperoleh pekerjaan yang layak.
"Unsyiah hanya berkontribusi memberi bekal kepada para peserta didik melalui peningkatan kemampuan intelektual serta penguatan karakter ilmiah yang bermuara pada akhlak mulia," kata Prof Samsul Rizal.


Editor : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026