Banda Aceh (ANTARA) - Gubernur Aceh Muzakir Manaf melepas 2.000 peserta pawai obor dan 40 mobil hias takbiran dalam rangka menyambut Idul Fitri 1446 Hijriah di daerah itu.
“Alhamdulillah pawai takbir pada malam hari ini dengan keridhaan Allah kita lepaskan dengan bismillahirrahmanirrahim,” kata dia di Banda Aceh, Minggu (30/3).
Pelepasan pawai takbiran Idul Fitri itu diikuti dengan penabuhan beduk oleh Gubernur Muzakir yang lebih dikenal dengan nama "Mualem" itu.
Ia mengatakan pawai takbiran menyambut Idul Fitri bukan sekadar tradisi, tetapi upaya syiar Islam agar terus terawat hingga masa mendatang.
“Melalui pawai takbiran ini, mari kita semarakkan agama Islam sesuai dengan adat istiadat kita pada masa ini dan masa yang akan datang,” katanya.
Dia berharap, kegiatan ini selain menguatkan nilai-nilai Islam juga mempererat kebersamaan masyarakat untuk kemajuan pembangunan Aceh.
“Insyaallah melalui kebersamaan kita bisa membangun Aceh ke depan agar lebih maju,” katanya.
Ketua Dinas Syariat Islam Aceh Zahrol Fajri menyampaikan ribuan peserta pawai takbiran Idul Fitri ini merupakan perwakilan remaja masjid atau perwakilan komunitas dari gampong (desa) di Banda Aceh dan Aceh Besar.
“Mereka menampilkan berbagai desain atau dekor mobil hias yang indah, unik, dan menarik yang diikuti oleh peserta jalan kaki,” katanya.
Dia mengungkapkan panjang rute pawai yang akan dilalui peserta mencapai empat kilometer.
Rute pawai dimulai dari Masjid Raya Baiturrahman melintasi Simpang Kodim, Sampang Peuniti, Simpang Surabaya, dan Simpang Jamboe Tape, hingga Simpang Lima.
“Setelah melewati Simpang Lima Kota Banda Aceh kembali ke Simpang Kodim dan finis di Masjid Raya Baiturrahman,” katanya.
Baca juga: Pemkab Aceh Timur gelar festival takbiran, ini rutenya