Banda Aceh, 30/1 (Antara) - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Syahrul menyatakan pihaknya siap menampung pasien dari kabupaten kota yang dibawa melalui layanan ambulans udara untuk dirujuk ke rumah sakit tersebut.
"Kami sudah melakukan berbagai kesiapan medis seperti peralatan dan dokter untuk menangani pasien rujukan darurat dari daerah," katanya disela-sela penandatangan kerjasama pelayanan ambulans udara antara pemerintah Aceh dengan Mission Aviation Fellowship (MAF) di Pendapa Gubernur Aceh, Kamis.
Dijelaskannya, pasien-pasien yang perlu dirujuk ke Banda Aceh dengan menggunakan ambulans udara tersebut antara lain tersumbat pembuluh darah yang parah, serangan jantung, infeksi tersumbat usus dan trauma kepala yang harus segera dioperasi.
"Pasien yang mengalami penyakit yang bisa menyebabkan kematian dalam enam jam itu harus segera dibawa dirujuk langsung ke RSUDZA," katanya.
Adapun daerah-daerah yang akan mendapat pelayanan ambulans udara itu masing-masing Kabupaten Aceh Singkil, kota Subulussalam, Simeulue, Aceh Tenggara dan Gayo Lues.
Ia mengatakan setiap penjemputan pasien di luar daerah, RSUDZA akan menyertakan dua orang yang menangani langsung di dalam pesawat yaitu satu orang dokter dan satu orang perawat.
Pihaknya juga berharap pihaknya yang menunggu di daerah tempat pasien itu berda juga sudah siap saat tim tiba untuk membawa pasien dirujuk ke rumah sakdi Banda Aceh itu.
Sentara Kepala Dinas Kesehatan Aceh Taqwallah mengatakan pihaknya menganggarkan dana sebanyak Rp2 milliar untuk ambulans udara tersebut.(Hayatullah)
RSUDZA Siap Tampung Pasien Ambulans Udara
Kamis, 30 Januari 2014 19:44 WIB
rsuza.
