Banda Aceh (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mencatat angka pernikahan di daerahnya mencapai 11.071 pasangan sejak Januari-Maret 2022 dan angka ini diprediksikan akan terus meningkat hingga akhir tahun.
Subkoordinator Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag Aceh Khairuddin di Banda Aceh, Selasa, mengatakan jumlah angka pernikahan diperkirakan akan meningkat hingga sampai 44.684 pasangan.
"Kalau kita hitung rata-rata selama triwulan pertama ada sekitar 11 ribu pasangan, prediksi kita ini sampai akhir tahun ada mencapai lebih dari 40 ribu pasangan,” kata Khairuddin.
Dijelaskan jumlah angka pernikahan pada 2021 juga meningkat menjadi 42.213 pasangan dibandingkan pada 2020 yang hanya 41.001 pasangan. Karena itu, peningkatan angka pernikahan pada tahun ini juga sehubungan dengan kondisi COVID-19 yang sudah kondusif.
"Kalau kita lihat perkembangan pernikahan di Maret, jumlahnya sudah meningkat. Apalagi sekarang di Aceh sudah menjadi tren, menikah dulu sambil menunggu redanya COVID daripada tidak kesampaian niatnya," katanya.
Budaya di Aceh, menurut dia, jumlah angkat pernikahan akan semakin meningkat saat mendekati Ramadhan, Syawal, dan bulan haji. Kemudian, juga saat bulan Zulqaedah yang berada di antara Syawal dan Zulhijjah.
"Di beberapa daerah di Aceh, bahkan itu dilarang menikah karena ada beberapa hal yang mendukung pemikiran itu, terutama sekali ada anggapan ketika membawa hantaran laki-laki ke perempuan kalau dilakukan di bulan itu maka terlalu banyak pengeluaran," katanya.
Di samping itu, dia menambahkan, angka pernikahan di Aceh juga tidak dipengaruhi wabah COVID-19 apabila kedua mempelai berasal dari wilayah yang sama. Kecuali, kata dia, pasangan berasal dari wilayah yang berbeda seperti luar Aceh.
"Tetapi, di beberapa daerah di Aceh ada yang pesta itu berarti sama dengan menikah, sehingga walimatul ursy (resepsi pernikahan) membuat dia terhalang untuk menikah," katanya.
Pada triwulan pertama 2022, angka pernikahan paling tinggi tercatat di Aceh Utara yang mencapai 1.416 pasangan, Aceh Timur mencapai 946 pasangan dan Bireuen sebanyak 900 pasangan.
