Pada tahun 2021, jumlah populasi ternak sapi potong di daerah tersebut tercatat sebanyak 7.089 ekor ternak.
“Ada penambahan sekitar 1.436 ekor ternak sapi potong dalam kurun waktu satu tahun,” kata Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Barat, Danil Adrial di Meulaboh, Rabu.
Ia mengatakan, ada pun sebaran ternak sapi potong di Aceh Barat hingga saat ini meliputi di Kecamatan Johan Pahlawan sebanyak 410 ekor, Kecamatan Samatiga sebanyak 407 ekor, Kecamatan Bubon sebanyak 233 ekor, Kecamatan Arongan Lambalek sebanyak 2.880 ekor, Kecamatan Woyla sebanyak 574 ekor.
Kemudian di Kecamatan Woyla Barat populasinya sebanyak 453 ekor, Kecamatan Woyla Timur sebanyak 808 ekor, Kecamatan Kaway XVI 1.035 ekor, Kecamatan Meureubo sebanyak 896 ternak.
Di Kecamatan Pante Ceureumen sebanyak 715 ekor, Kecamatan Panton Reue sebanyak 33 ekor serta di Kecamatan Sungai Mas sebanyak 81 ekor.
Danil Adrial menjelaskan populasi ternak sapi potong di Aceh Barat selama ini didominasi di kawasan pesisir diantaranya di Kecamatan Arongan Lambalek, Kaway XVI, Johan Pahlwan, Kecamatan Meureubo, Kecamatan Samatiga, Kecamatan Bubon hingga Woyla Timur.
Sedangkan di kecamatan pedalaman lainya seperti Panton Reue, Sungai Mas, dan Pante Ceureumen populasinya didominasi oleh ternak kerbau.
Guna menjaga kesehatan ternak milik masyarakat, pihaknya selama ini gencar melakukan pemeriksaan hewan ternak, dan melakukan penyuntikan vaksinasi apabila ditemukan adanya ternak sapi milik masyarakat yang sakit.
Pemkab Aceh Barat juga mengharapkan populasi ternak sapi potong di daerah ini setiap tahunnya semakin meningkat, sehingga diharapkan dapat meningkatkan swasembada daging di masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian peternak, demikian Danil Adrial.
Pewarta: Teuku Dedi IskandarEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026