Aceh Barat (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mengerahkan personel guna melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Kuta Padang Layung, dan Desa Beurawang, Kecamatan Bubon, kabupaten setempat.
“Untuk sementara ini, luas lahan yang terbakar sudah mencapai sekitar dua hektare,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah kepada wartawan, Senin.
Ia menyebutkan,, pihaknya hingga saat ini bersama petugas gabungan masih terus berupaya mengendalikan situasi di lapangan.
Teuku Ronal menyebutkan, titik api pertama kali teridentifikasi pada Minggu (31/5) lalu melalui pantauan aplikasi Lancang Kuning, SiPongi+, serta adanya laporan langsung dari masyarakat setempat.
Setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung bergerak melakukan pengecekan ke lokasi untuk membuat laporan awal, dan melakukan upaya penanganan intensif di lapangan.
Untuk menjinakkan amukan api, BPBD Aceh Barat mengerahkan sedikitnya 15 personel dari Mako BPBD dan dibantu oleh tiga personel dari Pos Damkar Kecamatan Woyla. Penanganan ini juga melibatkan sinergi kuat dari unsur Koramil setempat, Polsek, serta warga sekitar.
Namun, upaya pemadaman di lapangan tidak berjalan mulus. Petugas dihadapkan pada dua kendala utama yang cukup menyulitkan proses isolasi api.
"Akses jalan menuju titik api sangat susah dilewati oleh armada. Selain itu, embusan angin yang kencang di lokasi membuat api cepat membesar," jelas Teuku Ronal.
BPBD Aceh Barat turut mengerahkan sejumlah armada dan dua unit mesin pompa air guna memudahkan upaya pemadaman api di lokasi kebakaran lahan di Kecamatan Bubon, kabupaten setempat.
"Luas lahan yang terbakar saat ini diperkirakan sudah mencapai kurang lebih 2 hektar. Karena masih ada potensi menjalar, tim gabungan hingga saat ini terus bersiaga dan melakukan pemantauan ketat di lokasi kejadian," kata Teuku Ronal.
Pewarta: Teuku Dedi IskandarEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026