Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Aceh berkomitmen untuk membuka peluang investasi berbagai sektor kepada federasi Rusia sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat Aceh.
"Pertemuan ini merupakan langkah maju untuk membuka pintu sinergi yang lebih luas untuk investasi," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir, di Banda Aceh dalam keterangan yang diterima di Banda Aceh, Minggu.
Pernyataan itu disampaikan M Nasir usia melaksanakan pertemuan dengan perwakilan Business Council Federasi Rusia, Mikhail Kuritsyn, di Jakarta.
Nasir mengatakan, pemerintah Aceh terus bergerak aktif dalam memacu pertumbuhan ekonomi Aceh, salah satunya dengan menarik investasi asing.
Aceh, kata dia, memiliki potensi investasi sangat melimpah, mulai dari sektor energi, infrastruktur, hingga pariwisata yang sangat terbuka untuk dikerjasamakan dengan pihak Rusia.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas sejumlah rencana kerja sama strategis. Dengan fokus utama merumuskan program-program konkret yang dapat mendongkrak roda perekonomian serta memperluas peluang investasi demi kesejahteraan masyarakat Aceh.
"Aceh berkomitmen penuh untuk menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif bagi para investor global, termasuk dari Rusia," ujarnya.
Nasir menambahkan, perwakilan Business Council Federasi Rusia telah menyambut baik keterbukaan dan rencana kerja yang dipaparkan pemerintah Aceh. Serta berkomitmen untuk menjajaki sinergi ini lebih jauh agar implementasinya segera terwujud.
Melalui pertemuan ini, kedua pihak sepakat untuk segera menindaklanjuti poin-poin kerjasama tersebut dalam langkah lebih teknis, sehingga realisasi investasi di Aceh dapat dipercepat.
"Kami membahas beberapa rencana kerja konkret. Fokus utamanya memastikan setiap investasi yang masuk nantinya bisa langsung berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat bawah," demikian M Nasir.
Pewarta: Rahmat FajriEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026