Banda Aceh (ANTARA) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh mengampanyekan Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019 pada gathering komunitas pariwisata di provinsi itu.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh Jamaluddin di Aceh Besar, Sabtu, mengatakan, gathering ini momentum mengajak pelaku dan pemangku pariwisata menyosialisasikan kepada masyarakat agar memilih destinasi wisata Aceh yang masuk nominasi API 2019. 

"Mudah-mudahan, tahun ini, Aceh bisa kembali mendulang kemenangan, sehingga pariwisata Aceh kian dikenal di seluruh dunia,” kata Jamaluddin menyebutkan.

Gathering komunitas pariwisata diselenggarakan di Gampong Nusa, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu-Minggu (22-23/6/2019). Sedikitnya 50 stakeholder pariwisata di Provinsi Aceh mengikuti kegiatan tersebut.

Para stakeholder yang mengikuti kegiatan dimaksud merupakan pekerja tour, travel, event organizer, perhotelan, pelaku seni, chef, catering, desainer, guide, generasi pesona Indonesia, dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh.

Alasan pemilihan Gampong Nusa sebagai pemilihan lokasi gathering komunitas pariwisata karena di desa tersebut merupakan kampung wisata, sehingga sesuai dengan kampanye API 2019.

Jamaluddin  mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan Disbudpar Aceh. Tujuannya, agar para stakeholder pariwisata kian kompak dan solid untuk terus mempromosikan wisata Aceh serta mendatangkan tamu sebanyak-banyaknya ke Bumi Serambi Mekkah.

"Tahun ini, misi utama gathering untuk mengajak para stakeholder mengampanyekan kepada seluruh pihak untuk memilih tujuh destinasi wisata unggulan di Aceh yang masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019," kata Jamaluddin.

Kepala Bidang Promosi Disbudpar Aceh Rahmadani, mengatakan ada tujuh kategori saat ini yang sedang diperlombakan pada API 2019. 

Ketujuh kategori dimaksud yakni destinasi unik populer, festival pariwisata terpopuler, cinderamata terpopuler, makanan tradisional terpopuler, surga tersembunyi terpopuler, ekowisata terpopuler, dan atraksi budaya terpopuler.

Untuk destinasi unik populer, imbuh Rahmadani, nominasi dari Aceh yakni Kilometer Nol Indonesia di Kota Sabang. Sedangkan festival pariwisata terpopuler, diusulkan Sabang Marine Festival juga di Kota Sabang. 

Sementara cenderamata mata terpopuler, nominasinya adalah karawang gayo asal Gayo Lues. Nominasi makanan tradisional terpopuler adalah sate apaleh geurugok, Kabupaten Bireuen. 

Untuk surga tersembunyi terpopuler, nominasi dari Aceh ialah Tansaran Bidin I Kabupaten Bener Meriah. Ekowisata terpopuler yaitu Mangrove Forest Park di Kota Langsa. 

"Serta atraksi budaya terpopuler nominasinya Rabbani Wahed asal Kabupaten Bireuen. Kami mengajak masyarakat memilih nominasi API 2019 dari Aceh," pungkas Ramadhani.
 

Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Uploader : Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2026