Banda Aceh (ANTARA) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Aceh, Meurah Budiman melantik dan mengambil sumpah sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta pejabat fungsional

Pelantikan berlangsung di Aula Bangsal Garuda, Kantor Wilayah Kemenkum Aceh di Banda Aceh, Rabu. Pelantikan dihadiri jajaran pimpinan tinggi pratama, pejabat manajerial, serta non manajerial. 

Dalam arahannya, Meurah Budiman menegaskan bahwa status sebagai PNS bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab besar. 

"Kami seluruh pegawai baru langsung beradaptasi dengan ritme kerja instansi yang cepat," katanya.

Meurah Budiman juga menitipkan sejumlah pesan krusial yang wajib dilaksanakan seluruh jajaran yang baru dilantik. Pesan pertama fokus pada aspek pelayanan publik, di mana para pegawai dituntut untuk memberikan performa terbaiknya kepada masyarakat.

Baca: Kemenkum Aceh rampungkan harmonisasi raqan ketertiban umum Aceh Utara

"Saudara-saudara harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Layani dengan cepat, transparan, dan humanis, serta jangan pernah ada pungutan liar dalam bentuk apa pun," kata Meurah Budiman.

Pesan kedua, ia menginstruksikan para pegawai menjadi motor penggerak dalam reformasi birokrasi di lingkungan kerja masing-masing. 

Meurah menantang jajaran baru ini untuk menyukseskan upaya instansi dalam meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

"Mari bersama-sama kita sukseskan upaya meraih predikat WBBM. Selaraskan komitmen ini dengan kontribusi nyata yang tiada henti untuk kemajuan negara dan institusi yang kita banggakan ini," pungkas Meurah.

Seperti yang diketahui, sebanyak 14 CPNS di lingkungan Kantor Wilayah Kemenkum Aceh hari ini dilantik menjadi PNS sekaligus sebagai pejabat fungsional.

Baca: Kemenkum Aceh pastikan kepatuhan notaris baru di Pidie
 



Pewarta: Redaksi
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026