Banda Aceh (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh melakukan pengadaan pembelian cold storage (tempat pembekuan) udang vaname sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan pasar yang menginginkan langsung pengiriman udang dari tanah rencong.
"Kami sudah merencanakan membeli prasarana pembekuan agar udang Aceh bisa kita bekukan sendiri Aceh," kata Kepala DKP Aceh Aliman, di Banda Aceh, Kamis.
Selama ini, produksi udang dari Aceh selalu dibekukan ke provinsi tetangga yakni Sumatera Utara, hal itu karena Aceh belum memiliki alat pembekuan sendiri, sehingga proses pengiriman untuk memenuhi kebutuhan pasar dilakukan dari sana.
Baca juga: DKP Aceh: Produksi udang vaname dari tambak klaster KKP melebihi target
Karena itu, kata Aliman, sebagai langkah awal pihaknya membeli cold storage semi konteks yang dapat membekukan udang dalam waktu cepat, untuk kapasitasnya bisa mencapai 1,5 ton setiap pembekuan.
"Kalau berhasil ini bisa menjadi pendongkrak, kita bisa menyimpan udang di cold storage, sehingga untuk tahap awal kita bisa penuhi permintaan dari pengusaha lokal dalam Kondisi udang beku," ujarnya.
Baca juga: Misi dagang Aceh-Jatim, DKP pasarkan udang vaname dan kepiting sangkak
Aliman menyampaikan, saat ini pihaknya sedang menjajaki kerjasama dengan berbagai provinsi Indonesia, dan juga telah ada yang bersedia menampung udang dari Aceh.
Namun, sementara ini belum bisa dikirim langsung karena banyak permintaan itu dalam kondisi beku, dan Aceh belum bisa menyediakannya karena tidak ada alat pembekuan.
"Mereka siap tampung udang kita, tapi dalam catatan sudah beku. Karena belum ada cold storage sehingga kerjasama itu belum bisa kita laksanakan," katanya.
Baca juga: 16 hektare tambak di Aceh Timur jadi program budi daya udang milenial
Aliman menuturkan, pengadaan cold storage ini diharapkan bisa menjadi contoh dan dapat menarik perhatian investor untuk menginvestasikan alat pembekuan udang lebih besar di Aceh.
"Kita pemerintah hanya membuat semacam pilot project, kalau ini nantinya berjalan baik dan investor lihat, maka bisa membuka peluang usaha baru, sehingga udang Aceh tidak lagi dibekukan ke Sumatera Utara," demikian Aliman.
