Lhokseumawe (ANTARA Aceh) - Harga telur ayam ras di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, memasuki pekan ini kembali mengalami penurunan dari Rp35 ribu menjadi Rp32 ribu/papan (isi 30 butir), karena pasokan melimpah sementara permintaan stabil.
Heri, seorang pedagang di Pasar Inpres Lhokseumawe, Sabtu mengatakan, harga beli dari pedagang penyalur ke kios-kios mengalami penurunan, sehingga pedagang pengecer hanya menyesuaikan saja.
Ia menyatakan, tingkat kebutuhan telur saat sekarang juga berbeda jauh dari sebelumnya.
Jika sebelumnya, tingkat kebutuhan telur sangat banyak, apalagi untuk kebutuhan kenduri maulid Nabi Muhammad SAW.
"Namun sekarang masa kenduri maulid sudah berakhir, sudah tentu kebutuhan telur juga mulai berkurang. Serta hanya untuk kebutuhan hari-hari biasa saja," kata dia.
Dikatakan, naik turunnya harga ikan juga berpengaruh terhadap kebutuhan telur. Saat harga ikan segar anjlok, minat masyarakat untuk mengkonsumsi telur berkurang.
Akan tetapi sebaliknya, apabila harga ikan segar tinggi, maka permintaan telur juga meningkat, ujar dia.
"Saat harga turun seperti saat sekarang, masyarakat lebih suka membeli ikan daripada telur. Kecuali jika harga ikan sedang mahal atau stabil, maka sebagai alternatif untuk lauk pauk, membeli telur. Ini juga ikut mempengaruhi turunnya harga telur saat sekarang," jelas pedagang itu lagi.
