Banda Aceh (ANTARA) - Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) atau MUI Aceh, Tgk Faisal Ali mengimbau dan mengajak masyarakat Aceh tetap melakukan donor darah, kendati di bulan suci Ramadhan.
"Walau bulan Ramadhan, boleh tetap melakukan donor darah setelah menjalankan shalat tarawih," kata Tgk Faisal Ali, di Aceh Besar, Jumat.
Dirinya mengingatkan masyarakat Aceh tidak perlu ragu melakukan aksi sosial donor darah selama Ramadhan, apalagi bila dilakukan setelah berbuka puasa.
"Tidak ada pembatalan puasa, karena donor darah dilakukan di malam hari," ujarnya.
Baca juga: Pemkot Sabang: Harga kebutuhan pokok stabil H-2 Ramadhan
Maka dari itu, ulama yang akrab disapa Lem Faisal ini berharap kepada masyarakat yang aktif donor darah terus mendonorkan, karena setiap tetes darah akan membantu nyawa orang lain.
"Jangan berhenti, teruskan berbuat kebaikan dengan melakukan donor darah," kata Lem Faisal.
Sebagai informasi, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh kembali melaksanakan program donor darah keliling masjid yang ada di ibu kota provinsi Aceh usai ibadah shalat tarawih dan witir selama Ramadhan 1446 Hijriah.
"Selama bulan puasa, kita akan tetap melaksanakan donor darah dengan berkeliling setiap masjid usai sholat tarawih serta witir," kata Ketua PMI Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri.
Tak hanya itu, PMI Banda Aceh juga bakal melaksanakan berbagai kegiatan lainnya selama bulan suci ini, seperti pembagian sembako kepada para pendonor nantinya.
Baca juga: Stok ternak di Aceh Barat 6.532 ekor untuk 'meugang' Ramadhan