Banda Aceh (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Provinsi Aceh bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat di provinsi itu tapi juga kebanggaan masyarakat Indonesia.
"Penyerahan sertifikat penetapan Masjid Raya Baiturrahman sebagai Cagar Budaya Nasional oleh Kementerian Kebudayaan membuktikan ini bukan hanya kebanggaan masyarakat Aceh, tapi juga Indonesia," katanya di Banda Aceh, Jumat.
Di sela-sela menutup Aceh Ramadhan Festival dan ditutup berbuka puasa bersama khanduri Nuzulul Quran di halaman depan Masjid Raya Baiturrahman, Ia menjelaskan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh bukan hanya icon Banda Aceh dan Provinsi Aceh, tapi kini juga menjadi icon Indonesia.
Menurut dia dengan sertifikat tersebut membuktikan bahwa Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.
Baca: Mendagri serahkan Al Quran bantuan Presiden untuk Masjid Raya Baiturrahman
Dalam kesempatan tersebut, Mendagri yang juga Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera juga menyerahkan satu unit mobil operasional hiace untuk Masjid Raya Baiturrahman.
Bantuan satu unit mobil hiace tersebut menyahuti permintaan dari wakil imam Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.
"Mobil operasional ini merupakan bantuan dari Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera," katanya.
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kebudayaan atas perhatian terhadap pelestarian warisan budaya bangsa, khususnya melalui penetapan Masjid Raya Baiturrahman sebagai Cagar Budaya Nasional.
Ia mengatakan Masjid Raya Baiturrahman bagi masyarakat Aceh memiliki makna mendalam sebagai simbol keteguhan iman, identitas budaya, serta saksi perjalanan sejarah Aceh.
Baca: Imam masjid ajak masyarakat Aceh perbanyak ibadah taubat saat Ramadhan
Pewarta: M IfdhalEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026