Blangpidie (ANTARA) - Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya),  Zaman Akli menyatakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun 2026 merupakan wujud nyata pengabdian dan sinergi antara TNI, pemerintah daerah serta masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa.

"Program ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bentuk kolaborasi kuat untuk membangun daerah secara bersama-sama," kata Zaman Akli saat membuka program TMMD di Abdya, Rabu.

Zaman mengatakan, TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral yang telah terbukti memberikan dampak positif bagi percepatan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan atau daerah terisolir.

Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat mampu menjawab kebutuhan dasar warga, sekaligus membuka akses ekonomi baru guna meningkatkan kesejahteraan berkelanjutan.

"Kita tidak hanya membangun infrastruktur seperti jalan, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan gotong royong," ujarnya.

Wabup menegaskan, keberhasilan program TMMD ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, kepada Ia masyarakat untuk menyukseskan kegiatan yang berlangsung selama 30 hari tersebut.

"Mari kita jaga kebersamaan dan perkuat persatuan dalam membangun daerah yang kita cintai ini," kata Zaman Akli.

Sementara itu, Dandim 0110/Abdya, Letkol Inf Rana Mega Al-Amin, menyebutkan sasaran fisik utama TMMD kali ini meliputi pembukaan badan jalan sepanjang 2.500 meter dengan lebar delapan meter.

Selain infrastruktur jalan, Satgas TMMD juga fokus pada sasaran non-fisik dan rehabilitasi fasilitas umum, diantaranya pembangunan lima titik sumber air bersih.

"TMMD ini juga fokus pada rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan lima unit MCK, serta penyaluran 100 paket makanan tambahan untuk penanganan stunting," demikian Letkol Inf Rana Mega Al-Amin.
 



Pewarta: Suprian
Editor : M Ifdhal

COPYRIGHT © ANTARA 2026