Aceh Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Sosial menyiagakan ratusan karung beras sebagai upaya memastikan kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah tersebut tetap terpenuhi.
“Stok tersebut dipersiapkan untuk disalurkan sewaktu-waktu jika terjadi kondisi darurat,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Barat, Mulyadi kepada ANTARA di Meulaboh, Kamis.
Ia mengatakan Dinas Sosial Aceh Barat telah menyiagakan logistik berupa buffer stock (stok penyangga). Selain bersumber dari APBK kabupaten yang terbatas, ketersediaan logistik ini juga didukung penuh oleh persediaan dari pihak Pemerintah Provinsi Aceh.
Saat ini, tercatat sekitar 395 karung beras bantuan bencana hidrometeorologi tersimpan di gudang logistik Dinas Sosial Aceh Barat. Stok tersebut dipersiapkan untuk disalurkan sewaktu-waktu jika terjadi kondisi darurat.
Selain beras, Dinas Sosial juga menyediakan paket bantuan lainnya seperti minyak goreng, gula pasirk, mi instan dan bahan makanan lainnya, termasuk kebutuhan sandang dan ibadah (kain sarung, sajadah).
Mulyadi mengatakan pihaknya terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi dampak fenomena alam, khususnya bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta angin kencang yang berpotensi mengganggu aktivitas dan kebutuhan pangan masyarakat.
"Kami dari Dinas Sosial sering-sering bersinergi dengan BPBD Aceh Barat untuk melaksanakan pemantauan. Jika terjadi kebakaran, seperti yang baru-baru ini terjadi di daerah Sungai Mas, Woyla, hingga wilayah Merbau di Kota, kita saling membantu," ujar Mulyadi.
Pewarta: Teuku Dedi IskandarEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026