• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News aceh
Kamis, 1 Januari 2026
Antara News aceh
Antara News aceh
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Ini penekanan Prabowo terhadap bantuan bencana

      Ini penekanan Prabowo terhadap bantuan bencana

      1 jam lalu

      Presiden: Pemerintah serius tangani Bencana Sumatera

      Presiden: Pemerintah serius tangani Bencana Sumatera

      1 jam lalu

      600 hunian Danantara diserah terimakan  pada 8 Januari

      600 hunian Danantara diserah terimakan pada 8 Januari

      1 jam lalu

      Prabowo sampaikan Selamat tahun baru 2026

      Prabowo sampaikan Selamat tahun baru 2026

      6 jam lalu

      Prabowo bertolak ke Aceh Tamiang tinjau hunian dibangun Danantara

      Prabowo bertolak ke Aceh Tamiang tinjau hunian dibangun Danantara

      6 jam lalu

  • Daerah
    • Banda Aceh
    • Aceh Besar
    • Aceh Barat
    • Aceh Jaya
    • Aceh Selatan
    • Aceh Tengah
    • Aceh Timur
    • Bireuen
    • Aceh Utara
    • Lhokseumawe
    • Lainnya
    • Aceh Tenggara
    • Kab. Aceh Singkil
    • DPRA
    • Kota Sabang
    • Kota Subulussalam
    • Kota Langsa
    • Kab. Abdya
    • Kab Nagan Raya
    • Pemerintah Aceh
    • Kabupaten Aceh Tamiang
    • Kabupaten Bener Meriah
    • Gayo Lues
    • Kabupaten Pidie
    • Pemkab Bener Meriah
    • Pemkab Simuelu
    • Teknologi
      • Update Bencana Aceh, pemulihan BTS telekomunikasi baru 40 persen karena bergantung ketersediaan listrik

        Update Bencana Aceh, pemulihan BTS telekomunikasi baru 40 persen karena bergantung ketersediaan listrik

        11 Desember 2025 21:34

        Update Bencana Aceh, Suplai listrik jadi kendala utama pemulihan jaringan telekomunikasi

        Update Bencana Aceh, Suplai listrik jadi kendala utama pemulihan jaringan telekomunikasi

        5 Desember 2025 19:20

        Komdigi tegaskan Starlink di lokasi bencana Aceh gratis

        Komdigi tegaskan Starlink di lokasi bencana Aceh gratis

        3 Desember 2025 18:48

        Komdigi: 70 persen infrastruktur seluler di Aceh pulih dari bencana

        Komdigi: 70 persen infrastruktur seluler di Aceh pulih dari bencana

        2 Desember 2025 19:11

        Update Bencana Aceh, Komdigi bantu 20 perangkat starlink

        Update Bencana Aceh, Komdigi bantu 20 perangkat starlink

        1 Desember 2025 15:08

    • Hiburan
      • Perjalanan asmara selebritas 2025, menikah hingga berpisah secara dewasa

        Perjalanan asmara selebritas 2025, menikah hingga berpisah secara dewasa

        25 Desember 2025 15:30

        Pemkab Aceh Barat larang warga rayakan tahun baru, termasuk larang bakar mercon dan tiup terompet

        Pemkab Aceh Barat larang warga rayakan tahun baru, termasuk larang bakar mercon dan tiup terompet

        22 Desember 2025 10:07

        Santri Aceh Besar sisihkan uang jajan untuk bantuan bencana, sempat bingung menyalurkannya

        Santri Aceh Besar sisihkan uang jajan untuk bantuan bencana, sempat bingung menyalurkannya

        13 Desember 2025 15:02

        Tak Mau Seremonial Donasi, Keluarga Besar J99 Corp. Sambangi Pengungsi Banjir Aceh Tamiang

        Tak Mau Seremonial Donasi, Keluarga Besar J99 Corp. Sambangi Pengungsi Banjir Aceh Tamiang

        11 Desember 2025 21:26

        Marcella Zalianty semangati pengungsi bencana banjir Aceh di Pidie Jaya

        Marcella Zalianty semangati pengungsi bencana banjir Aceh di Pidie Jaya

        5 Desember 2025 23:48

    • Sport
      • Usai imbang, Manchester United harus rela berbagi  poin dengan Wolverhampton

        Usai imbang, Manchester United harus rela berbagi poin dengan Wolverhampton

        31 Desember 2025 07:33

        Usai Gol Salah, Mesir melaju16 besar Piala Afrika 2025

        Usai Gol Salah, Mesir melaju16 besar Piala Afrika 2025

        27 Desember 2025 09:40

        Pahlawan dua Piala Eropa Nottingham, John Robertson tutup usia

        Pahlawan dua Piala Eropa Nottingham, John Robertson tutup usia

        26 Desember 2025 08:58

        Persiraja Banda Aceh cukur Sriwijaya FC 5-0, begini jalan pertandingan

        Persiraja Banda Aceh cukur Sriwijaya FC 5-0, begini jalan pertandingan

        25 November 2025 07:32

        PSSI Aceh benahi kompetisi kelompok usia dini

        PSSI Aceh benahi kompetisi kelompok usia dini

        20 November 2025 18:57

    • Ekonomi
      • Capai target, BPMA lifting kondensat 608,5 ribu barel sepanjang 2025

        Capai target, BPMA lifting kondensat 608,5 ribu barel sepanjang 2025

        31 Desember 2025 14:18

        Tutup tahun, Emas UBS dan Galeri24 anjlok

        Tutup tahun, Emas UBS dan Galeri24 anjlok

        31 Desember 2025 07:29

        Ini alokasi anggaran untuk daerah bencana

        Ini alokasi anggaran untuk daerah bencana

        30 Desember 2025 20:05

        Bank Aceh siapkan relaksasi pembiayaan KUR/UMKM terdampak bencana

        Bank Aceh siapkan relaksasi pembiayaan KUR/UMKM terdampak bencana

        29 Desember 2025 13:06

        Pertamina pasok BBM ke SPBU Bener Meriah jalur darat

        Pertamina pasok BBM ke SPBU Bener Meriah jalur darat

        29 Desember 2025 12:48

    • Kesehatan
      • Melintas jalan tol, ini yang perlu dihindari pengemudi

        Melintas jalan tol, ini yang perlu dihindari pengemudi

        29 Desember 2025 09:23

        Istri donorkan ginjal untuk suami yang sakit, operasi berhasil di RSUDZA Banda Aceh

        Istri donorkan ginjal untuk suami yang sakit, operasi berhasil di RSUDZA Banda Aceh

        22 Desember 2025 18:39

        Update Bencana Aceh, 366 puskesmas sudah berfungsi lagi

        Update Bencana Aceh, 366 puskesmas sudah berfungsi lagi

        20 Desember 2025 12:46

        Dinkes Aceh waspadai penyakit menular di titik pengungsian

        Dinkes Aceh waspadai penyakit menular di titik pengungsian

        19 Desember 2025 19:57

        Kemenkes kembali lepas relawan kesehatan hingga psikolog ke Aceh

        Kemenkes kembali lepas relawan kesehatan hingga psikolog ke Aceh

        19 Desember 2025 17:15

    • Politik
      • Imigrasi terbitkan 88.954 ribu paspor di Aceh

        Imigrasi terbitkan 88.954 ribu paspor di Aceh

        23 jam lalu

        Wagub Aceh ajak semua pihak jaga kekompakan jauhkan arogansi

        Wagub Aceh ajak semua pihak jaga kekompakan jauhkan arogansi

        26 Desember 2025 12:16

        KPK cek informasi dugaan suap dari ayah Bupati Bekasi

        KPK cek informasi dugaan suap dari ayah Bupati Bekasi

        24 Desember 2025 14:05

        Percepat pemulihan, Jhonlin Group kirim 16 alat berat ke Aceh

        Percepat pemulihan, Jhonlin Group kirim 16 alat berat ke Aceh

        24 Desember 2025 14:01

        Jamaluddin kembali pimpin Kosgoro 1957 Aceh 2025-2030

        Jamaluddin kembali pimpin Kosgoro 1957 Aceh 2025-2030

        23 Desember 2025 12:23

    • Dunia
      • PBB: Jakarta kota terbesar di dunia, Tokyo turun ke posisi tiga

        PBB: Jakarta kota terbesar di dunia, Tokyo turun ke posisi tiga

        5 jam lalu

        Ini usulan Asosiasi untuk Haji Khusus 2026

        Ini usulan Asosiasi untuk Haji Khusus 2026

        6 jam lalu

        Ini proyek kapal selam tenaga nuklir Korut, yang ditinjau Kim Jong Un

        Ini proyek kapal selam tenaga nuklir Korut, yang ditinjau Kim Jong Un

        25 Desember 2025 15:27

        Paldam IM bangun sumur bor di daerah terdampak banjir

        Paldam IM bangun sumur bor di daerah terdampak banjir

        17 Desember 2025 19:07

        Update Bencana Aceh, Akademisi dukung keterlibatan lembaga PBB

        Update Bencana Aceh, Akademisi dukung keterlibatan lembaga PBB

        15 Desember 2025 21:09

    • Artikel
        • Opini
        • Buku
        • Sosok
        • Religi
        • Komentar
        Aceh Tamiang dan Keberlanjutan Peradaban Melayu

        Aceh Tamiang dan Keberlanjutan Peradaban Melayu

        19 Desember 2025 18:06

        Warkop, Kabel Rol, Secangkir Kopi : Perjuangan Jurnalis Memberitakan Banjir Aceh

        Warkop, Kabel Rol, Secangkir Kopi : Perjuangan Jurnalis Memberitakan Banjir Aceh

        18 Desember 2025 01:45

        Dari tsunami ke bencana banjir, gajah sumatera datang membantu Aceh

        Dari tsunami ke bencana banjir, gajah sumatera datang membantu Aceh

        9 Desember 2025 20:10

        Penyintas bencana di Aceh Tamiang minum air banjir untuk bertahan hidup

        Penyintas bencana di Aceh Tamiang minum air banjir untuk bertahan hidup

        3 Desember 2025 18:44

        Menguak joki skripsi di perguruan tinggi

        Menguak joki skripsi di perguruan tinggi

        11 Agustus 2024 15:21

        Begini cara merawat kucing berbulu panjang

        Begini cara merawat kucing berbulu panjang

        10 Juni 2022 14:40

        Buku biografi perintis jalan damai Aceh diterbitkan

        Buku biografi perintis jalan damai Aceh diterbitkan

        19 September 2020 15:30

        FKUB nyatakan Aceh provinsi paling toleran

        FKUB nyatakan Aceh provinsi paling toleran

        6 Agustus 2020 19:11

        Asa anak nelayan di ujung negeri lewat sekolah rakyat

        Asa anak nelayan di ujung negeri lewat sekolah rakyat

        15 Juli 2025 21:18

        Mengenang Paus Fransiskus, Reformis yang membelah opini publik

        Mengenang Paus Fransiskus, Reformis yang membelah opini publik

        21 April 2025 17:54

        Mualem Anak Ideologis Hasan Tiro

        Mualem Anak Ideologis Hasan Tiro

        18 Februari 2025 10:30

        Kisah akademisi asal Gaza, pelarian dan harapan

        Kisah akademisi asal Gaza, pelarian dan harapan

        4 Januari 2025 11:33

        Sejarah Masjid Tgk Di Anjong warisan ulama Aceh abad ke-18

        Sejarah Masjid Tgk Di Anjong warisan ulama Aceh abad ke-18

        19 Maret 2025 14:21

        Menyudahi rindu di hari kemenangan

        Menyudahi rindu di hari kemenangan

        3 Mei 2022 11:30

        Menikmati keindahan Masjid Raya Baiturrahman dari ketinggian

        Menikmati keindahan Masjid Raya Baiturrahman dari ketinggian

        28 April 2022 18:42

        Menjemput Lailatul Qadar

        Menjemput Lailatul Qadar

        28 April 2022 09:30

        Indonesia targetkan gabung ke OECD, apa keuntungannya?

        Indonesia targetkan gabung ke OECD, apa keuntungannya?

        6 Maret 2025 10:18

        Tips sebelum mudik dengan kendaraan pribadi

        Tips sebelum mudik dengan kendaraan pribadi

        31 Maret 2023 11:39

        Tips jaga emosi terjaga selama berpuasa

        Tips jaga emosi terjaga selama berpuasa

        27 Maret 2023 12:33

        Begini cerita tentang Citayam Fashion Week

        Begini cerita tentang Citayam Fashion Week

        27 Juli 2022 13:40

    • Foto
      • FOTO - Banjir Aceh Timur

        FOTO - Banjir Aceh Timur

        Senin, 1 Desember 2025 10:07

        FOTO - Operasi zebra Seulawah Polresta Banda Aceh

        FOTO - Operasi zebra Seulawah Polresta Banda Aceh

        Kamis, 20 November 2025 18:31

        FOTO - Fenomena supermoon di Aceh

        FOTO - Fenomena supermoon di Aceh

        Rabu, 5 November 2025 21:25

        FOTO - Penyerahan SK PPPK Tahap II di Aceh

        FOTO - Penyerahan SK PPPK Tahap II di Aceh

        Senin, 3 November 2025 17:19

        FOTO - Percepat musim tanam padi

        FOTO - Percepat musim tanam padi

        Senin, 3 November 2025 13:15

    • Video
      • Momentum pergantian tahun, pemko Banda Aceh ajak doakan korban bencana

        Momentum pergantian tahun, pemko Banda Aceh ajak doakan korban bencana

        Kamis, 1 Januari 2026 2:25

        Status Gunung Bur Ni Telong meningkat, warga sekitar mulai mengungsi

        Status Gunung Bur Ni Telong meningkat, warga sekitar mulai mengungsi

        Rabu, 31 Desember 2025 22:13

        Puluhan relawan asing datang ke Aceh pascabencana

        Puluhan relawan asing datang ke Aceh pascabencana

        Rabu, 31 Desember 2025 21:01

        ISPA meningkat di pengungsian, tim medis bertekad beri layanan terbaik

        ISPA meningkat di pengungsian, tim medis bertekad beri layanan terbaik

        Rabu, 31 Desember 2025 20:39

        Personel Brimob pulihkan trauma anak korban bencana di Bener Meriah

        Personel Brimob pulihkan trauma anak korban bencana di Bener Meriah

        Rabu, 31 Desember 2025 19:50

    Opini

    Visi Pembangunan Pemerintah Aceh versus Mental Birokrasi

    Kamis, 19 Desember 2013 17:58 WIB

    Visi Pembangunan Pemerintah Aceh versus Mental Birokrasi

    Oleh Teuku ZulkhairiKata-kata kegagalan pada judul di atas dibuat tanda petik karena merujuk pada persepsi demonstran dari kalangan mahasiswa di depan kantor Gubernur Aceh beberapa waktu lalu. Menurut mereka, Pemerintahan Zaini Abdullah – Muzakkir Manaf (Zikir) telah gagal dalam memimpin dan menyejahterakan rakyat Aceh (jppn, 8/11). Persepsi “gagal” tersebut kita yakin tidak sepenuhnya benar, meski juga tidak semuanya salah. Tidak sepenuhnya benar karena mengingat usia pemerintahan Zikir yang masih belia, dan tidak sepenuhnya salah mengingat adanya persoalan-persoalan dalam kepemimpin Zikir. Bahkan, Zikir sebenarnya telah melakukan hal yang tepat saat menyusun formasi SKPA kepada yang benar-benar berkompeten seperti jabatan kepala Baitul Mal, Bappeda, DSI dan sebagainya. Langkah tersebut juga semakin cemerlang karena ditambah oleh eksisten Wakil Gubernur, Muzakkir Manaf yang rajin terjun ke lapangan menjumpai masyarakat. Jika melihat muallem, sebenarnya sosoknya bisa disandingkan dengan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi. Hanya saja, blusukan Muallem tidak terekpos layaknya Jokowi yang berita tentangnya cenderung berlebihan dan terlalu mengada-ada. Muallem tidak diragukan lagi merupakan sosok yang berkharisma dan tegas, tidak neko-neko, tidak banyak cakap dan serta juga tegas. Setidaknya, begitulah cerita dari orang-orang yang pernah menjumpainya.Selain itu, adanya keinginan untuk berhasil dalam memimpin terlihat dari janji-janji yang disampaikan saat berkampanya sebelum terpilih sebagai pemimpin. Semua janji itu kemudian dirangkum dalam visi politik mereka, yaitu mewujudkan “Aceh yang bermartabat, sejahtera, berkeadilan, dan mandiri berlandaskan UUPA sebagai wujud MoU Helsinki”. Visi ini kemudian dijabarkan dalam misi yang dibagi dalam 5 poin, yaitu, pertama, Memperbaiki tata kelola Pemerintahan Aceh yang amanah melalui implementasi dan penyelesaian turunan UUPA untuk menjaga perdamaian yang abadi; kedua, Menerapkan nilai-nilai budaya Aceh dan nilai-nilai Dinul Islam di semua sektor kehidupan masyarakat; ketiga, Memperkuat struktur ekonomi dengan kualitas sumber daya manusia; keempat,  Mewujudkan peningkatan nilai tambah produksi masyarakat dan optimalisasi pemanfaatan Sumber Daya Alam. Kelima, Melaksanakan pembangunan Aceh yang proporsional, terintegrasi dan berkelanjutan.Mental birokrasiLalu apa masalahnya? Mengapa Zikir dipersepsikan “gagal” dalam memimpin? Apa sebenarnya yang menjadi masalah dalam merealisasikan semua janji politik Zikir dan visi pembangunan mereka? Jawabannya, kendala terbesar adalah mental birokrasi. Ya, mental birokrasi. Ketika Zikir mulai memimpin, maka sejak hari pertama, semua visi kepimimpinannya telah jatuh dalam kendali birokrasi. Mental birokrasi kita bisa disebut sangat versus visi pembangunan politik Zikir. Sebenarnya, persoalan mental birokrasi di Aceh adalah bagian dari rentetan panjang persoalan mental birokrasi di Indonesia. Birokrasi di Indonesia terkenal melempem di dunia, mal administrasi dan kleptokrasi (Dewi Aryani, Sindo/3/1/2013).Mental birokrasi di Aceh pun umumnya masih project oriented, apapun kegiatan yang diselenggarakan orientasinya adalah proyek. Kalau tidak masuk uang ke kantong mereka, sebuah kegiatan atau program tidak akan bisa berjalan meskipun itu untuk kepentingan masyarakat. Padahal, mereka sudah digaji oleh rakyat bukan? Mengapa ini terjadi? Karena maidseat berfikir birokrasi kita umumnya masih melihat posisi mereka sebagai “raja” yang harus dilayani oleh masyarakat, padahal mereka adalah pelayan yang gaji mereka berasal dari keringat masyarakat.Sangat sedikit birokrasi yang bermental pelayan yang paham bahwa mereka sudah digaji oleh rakyat sehingga tidak akan melihat setiap kegiatan dengan orientasi proyek. Ini sebab sehingga Tim Penilai Kinerja Pelayanan Publik Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara menyatakan bahwa berdasarkan hasil survei tahun 2011 terhadap 183 negara, Indonesia menempati urutan ke-129 dalam hal pelayanan publik. Indonesia masih kalah dari India, Vietnam,atau bahkan Malaysia yang sudah menempati urutan ke-61 dan Thailand di urutan ke- 70.Persoalan selanjutnya pada mental birokrasi kita adalah kurang hidupnya nalar kreatifitas untuk menghidupkan inovasi-inovasi baru dalam pelayanan mereka kepada masyarakat. Birokrasi kita sangat kaku sehingga sulit terlibat dalam berbagai agenda pembangunan yang dicanangkan Zikir. Birokrasi kita masih terjebak pada juknis dan juklak yang vertikal. Padahal, di era otonomi daerah, dengan berbagai kekhususan Aceh, birokrasi kita seharusnya lebih berani lagi dalam menghadirkan inovasi-inovasi baru dalam pelayanan kepada masyarakat dengan menghadirkan berbagai program-program pembangunan secara terpadu.Sebagai contoh misalnya, seberapa banyak instansi pemerintah yang menyusun program kerja tahunan yang betul-betul mengarah pada upaya untuk merealisasikan visi pembangunan Zikir? Umumnya dalam setiap momentum penyusunan program kerja tahunan, mereka jarang sekali berfikir keras untuk menyusun program kerja, apalagi jika waktu penyusunannya juga kepepet. Selain juga tidak ada yang mengarahkan mereka karena pimpinan pun tidak sempat berfikir sampai pada proses penyusunan program kerja tahunan bidang-bidang instansi yang dipimpinnya, padahal disinilah kunci suskesnya sebuah instansi pemerintah dalam menyahuti agenda pembangunan yang dicanangkan pemerintah.Mereka memaksa diri dengan hanya memanfaatkan SDM lingkungan instansi mereka dalam menyusun program-program kerja sehingga yang terjadi bukan hanya copy paste program tahun lalu, tapi juga justru menyusun program dengan hanya melihat potensi dan celah pemasukan untuk pribadinya dari setiap program yang disusun, seperti “program ini berapa honor untuk saya, atau berapa kali bisa melakukan perjalanan dinas”. Alhasil, uang keringat rakyat dan hasil alam negeri ini hanya untuk memperkaya dan membuah mereka bahagia saja. Tidak lebih.Benahi mental birokrasiPada titik ini, bagi Zikir yang saat ini memimpin Aceh, mau tidak mau harus melihat persoalan mental birokrasi ini secara serius. Zikir harus sering “blusukan” ke instansi-instansi pemerintah dengan ditemani oleh para pemikir dari kalangan ulama dan akademisi yang tidak pragmatis sehingga bisa mengarahkan Zikir bagaimana peran SKPA dalam mewujudkan visi pembangunan Zikir. Zikir harus “memaksa” agar nalar kreatifitas birokrasi senantiasa dihidupkan dengan diperkuat. Masukan-masukan  dari masyarakat, akademisi serta hasil-hasil penelitian dan rekomendasi sebuah seminar harus didengar dan diakomodir karena disanalah terlihat aspirasi masyarakat.Pada saat yang bersamaan, publik pun harus aktif sebagai alat kontrol sosial (social control) bagi pemerintah. Jangan segan sama sekali untuk melapor ke Ombudsman setiap pelanggaran oleh birokrasi pemerintah. Secara sederhana, publik harus memelihara frame berfikir, bahwa tugas birokrasi pemerintah adalah melayani masyarakat dan mereka menerima gaji atas kerjanya tersebut. Dan gaji tersebut juga berasal dari masyarakat. Masyarakat juga harus jeli melihat program-program kerja sebuah instansi pemerintah dan kaitannya dengan upaya pembangunan berdasarkan visi misi Zikir.Maka, jika memang Zikir jujur ingin merealisasikan visi pembangunan dan janji-janji politiknya, mau tidak mau mental birokrasi ini harus dibenahi. Seleksi kembali kepala SKPA yang tidak memiliki orientasi menyukseskan program-program pembangunan Zikir. Tempatkan orang-orang yang layak dibidangnya. Dan terakhir, Zikir dan pejabatnya harus menunjukkanpolitical wiil dalam merubah mental birokrasi pemerintah dengan cara mengawalinya dari diri mereka sendiri dan kelompoknya di luar lingkungan pemerintah. Wallahu a’lam bishshawab.Penulis adalah Ketua Senat Mahasiswa Pascasarjana IAIN Ar-Raniry Periode 2010-2011.



    COPYRIGHT © ANTARA 2013

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    • Whatsapp
    • facebook
    • twitter
    • email
    • pinterest
    • print

    Terpopuler

    Direktur RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh mengundurkan diri, ada apa?

    Direktur RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh mengundurkan diri, ada apa?

    11 kabupaten kota di Aceh perpanjang status tanggap darurat bencana

    11 kabupaten kota di Aceh perpanjang status tanggap darurat bencana

    Basarnas: Operasi pencarian korban bencana di Aceh dihentikan

    Basarnas: Operasi pencarian korban bencana di Aceh dihentikan

    Dua proyek jalan di Abdya molor, PUPR tambahkan waktu dan denda

    Dua proyek jalan di Abdya molor, PUPR tambahkan waktu dan denda

    Kenapa jangan ke Pasar Tanah Abang  pada Tahun Baru?

    Kenapa jangan ke Pasar Tanah Abang pada Tahun Baru?

    Top News

    • Ini usulan Asosiasi untuk Haji Khusus 2026

      Ini usulan Asosiasi untuk Haji Khusus 2026

      6 jam lalu

    • Danantara pastikan hunian layak untuk korban banjir Aceh

      Danantara pastikan hunian layak untuk korban banjir Aceh

      31 Desember 2025 11:14

    • Kenapa jangan ke Pasar Tanah Abang  pada Tahun Baru?

      Kenapa jangan ke Pasar Tanah Abang pada Tahun Baru?

      29 Desember 2025 09:33

    • 11 kabupaten kota di Aceh perpanjang status tanggap darurat bencana

      11 kabupaten kota di Aceh perpanjang status tanggap darurat bencana

      25 Desember 2025 19:18

    • Basarnas: Operasi pencarian korban bencana di Aceh dihentikan

      Basarnas: Operasi pencarian korban bencana di Aceh dihentikan

      25 Desember 2025 19:17

    Antara News aceh
    aceh.antaranews.com
    Copyright © 2026
    • Mobile Site
    • Top News
    • Terkini
    • RSS
    • Twitter
    • Facebook
    • Daerah
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Sport
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Politik
    • Dunia
    • Artikel
    • Ketentuan Penggunaan
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kebijakan Privasi
    • BrandA
    • ANTARA Foto
    • Korporat
    • PPID
    • www.antaranews.com
    • Antara Foto
    • IMQ
    • Asianet
    • OANA
    notification icon
    Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com