Banda Aceh (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh menyatakan pengoperasian kembali bus Trans Koetaradja di ibu kota Provinsi Aceh itu telah memudahkan akses transportasi masyarakat, apalagi adanya penambahan rute baru.
"Dengan penambahan rute baru ini, warga kota semakin dimudahkan dalam melakukan aktivitas sehari-hari," kata Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Daniel Abdul Wahab di Banda Aceh, Rabu.
Sebagai informasi, Pemerintah Aceh melalui Dinas Perhubungan telah mengoperasikan kembali 59 bus Trans Koetaradja untuk melayani angkutan perkotaan di Banda Aceh dan Aceh Besar setelah sebelumnya sempat berhenti dua bulan akibat kehabisan kontrak kerjasama.
Kemudian, mulai kemarin, Selasa (25/2), Trans Koetaradja kembali diaktifkan dengan tetap membebaskan biaya alias gratis kepada masyarakat Aceh yang menggunakan jasa transportasi tersebut. Bahkan, ada penambahan tiga rute.
Daniel mengatakan, dengan adanya penambahan rute tersebut, Trans Koetaradja kini melayani total 14 rute yang menjangkau berbagai titik penting di Banda Aceh, sehingga memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat dalam mobilitas sehari-hari.
Baca: Bus Trans Koetaradja beroperasi kembali di Banda Aceh - Aceh Besar
Ia menuturkan selain memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat Banda Aceh dan Aceh secara keseluruhan saat berada di ibu kota provinsi, Trans Koetaradja juga diharapkan bisa membantu mengurangi kemacetan di perkotaan.
Ia berharap transportasi massal ini bisa menjadi solusi efektif dalam meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung kelancaran perekonomian warga kota.
"Karena itu, kami juga mengimbau agar masyarakat memanfaatkan transportasi massal ini secara optimal agar dapat mendukung kelancaran aktivitas perekonomian," ujarnya.
Dalam kesempatan ini, dirinya juga mengapresiasi Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh karena telah merespon cepat permintaan masyarakat untuk mengoperasikan kembali bus tersebut, dan juga masih bisa dimanfaatkan secara gratis.
“Apresiasi dan terima kasih kita kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh yang telah menyahuti permintaan warga dengan mengoperasikan kembali Trans Koetaradja ini," demikian Daniel Abdul Wahab.