Banda Aceh (ANTARA) - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh sukses menyelenggarakan rapat koordinasi tim pengawasan orang asing (Timpora) tingkat Kabupaten Pidie tahun anggaran 2026.

Rapat koordinasi dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh Tato Juliadin Hidayawan di Sigli, Kabupaten Pidie, Rabu.

Rapat dihadiri jajaran komprehensif mulai dari unsur TNI/Polri, kejaksaan, BIN, BNN, hingga perangkat daerah tingkat camat dan keuchik dan instansi terkait lainnya di Kabupaten Pidie. 

Pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sistem pengawasan keimigrasian yang terintegrasi guna mengidentifikasi segala bentuk ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG) di wilayah tersebut.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh Tato Juliadin Hidayawan menekankan bahwa kegiatan ini merupakan momentum krusial untuk menyatukan frekuensi antarkelembagaan. 

Baca: Imigrasi Aceh ikut pelepasan JCH, pastikan layanan keimigrasian berjalan optimal

Menurutnya, pengawasan orang asing tidak dapat dilakukan secara parsial oleh Imigrasi saja, melainkan harus dilakukan secara kolektif bersama seluruh unsur instansi di Kabupaten Pidie untuk memastikan penegakan hukum yang efektif dan tepat sasaran. 

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi yang telah terjalin, Kantor Imigrasi Banda Aceh juga memberikan piagam penghargaan kepada instansi terkait yang selama ini telah berkomitmen menjaga kedaulatan wilayah bersama.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Rudianto Girsang menjelaskan bahwa melalui tema optimalisasi pertukaran informasi, pihaknya ingin membangun sistem deteksi dini yang lebih responsif. 

Dalam rangkaian acara ini, para peserta terlibat aktif dalam sesi tanya jawab dan tukar informasi mendalam sebagai bentuk koordinasi kewilayahan. 

Dengan adanya keterbukaan data dan komunikasi yang intensif antaranggota Timpora, diharapkan pengawasan terhadap keberadaan serta aktivitas orang asing di Kabupaten Pidie akan semakin terintegrasi, akuntabel, dan berjalan lancar tanpa hambatan.

Baca: Imigrasi Aceh dan Polda Aceh perkuat sinergi pengawasan orang asing



Pewarta: Redaksi
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026