• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News aceh
Jumat, 2 Januari 2026
Antara News aceh
Antara News aceh
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Ini penekanan Prabowo terhadap bantuan bencana

      Ini penekanan Prabowo terhadap bantuan bencana

      8 jam lalu

      Presiden: Pemerintah serius tangani Bencana Sumatera

      Presiden: Pemerintah serius tangani Bencana Sumatera

      8 jam lalu

      600 hunian Danantara diserah terimakan  pada 8 Januari

      600 hunian Danantara diserah terimakan pada 8 Januari

      8 jam lalu

      Prabowo sampaikan Selamat tahun baru 2026

      Prabowo sampaikan Selamat tahun baru 2026

      14 jam lalu

      Prabowo bertolak ke Aceh Tamiang tinjau hunian dibangun Danantara

      Prabowo bertolak ke Aceh Tamiang tinjau hunian dibangun Danantara

      14 jam lalu

  • Daerah
    • Banda Aceh
    • Aceh Besar
    • Aceh Barat
    • Aceh Jaya
    • Aceh Selatan
    • Aceh Tengah
    • Aceh Timur
    • Bireuen
    • Aceh Utara
    • Lhokseumawe
    • Lainnya
    • Aceh Tenggara
    • Kab. Aceh Singkil
    • DPRA
    • Kota Sabang
    • Kota Subulussalam
    • Kota Langsa
    • Kab. Abdya
    • Kab Nagan Raya
    • Pemerintah Aceh
    • Kabupaten Aceh Tamiang
    • Kabupaten Bener Meriah
    • Gayo Lues
    • Kabupaten Pidie
    • Pemkab Bener Meriah
    • Pemkab Simuelu
    • Teknologi
      • Update Bencana Aceh, pemulihan BTS telekomunikasi baru 40 persen karena bergantung ketersediaan listrik

        Update Bencana Aceh, pemulihan BTS telekomunikasi baru 40 persen karena bergantung ketersediaan listrik

        11 Desember 2025 21:34

        Update Bencana Aceh, Suplai listrik jadi kendala utama pemulihan jaringan telekomunikasi

        Update Bencana Aceh, Suplai listrik jadi kendala utama pemulihan jaringan telekomunikasi

        5 Desember 2025 19:20

        Komdigi tegaskan Starlink di lokasi bencana Aceh gratis

        Komdigi tegaskan Starlink di lokasi bencana Aceh gratis

        3 Desember 2025 18:48

        Komdigi: 70 persen infrastruktur seluler di Aceh pulih dari bencana

        Komdigi: 70 persen infrastruktur seluler di Aceh pulih dari bencana

        2 Desember 2025 19:11

        Update Bencana Aceh, Komdigi bantu 20 perangkat starlink

        Update Bencana Aceh, Komdigi bantu 20 perangkat starlink

        1 Desember 2025 15:08

    • Hiburan
      • Perjalanan asmara selebritas 2025, menikah hingga berpisah secara dewasa

        Perjalanan asmara selebritas 2025, menikah hingga berpisah secara dewasa

        25 Desember 2025 15:30

        Pemkab Aceh Barat larang warga rayakan tahun baru, termasuk larang bakar mercon dan tiup terompet

        Pemkab Aceh Barat larang warga rayakan tahun baru, termasuk larang bakar mercon dan tiup terompet

        22 Desember 2025 10:07

        Santri Aceh Besar sisihkan uang jajan untuk bantuan bencana, sempat bingung menyalurkannya

        Santri Aceh Besar sisihkan uang jajan untuk bantuan bencana, sempat bingung menyalurkannya

        13 Desember 2025 15:02

        Tak Mau Seremonial Donasi, Keluarga Besar J99 Corp. Sambangi Pengungsi Banjir Aceh Tamiang

        Tak Mau Seremonial Donasi, Keluarga Besar J99 Corp. Sambangi Pengungsi Banjir Aceh Tamiang

        11 Desember 2025 21:26

        Marcella Zalianty semangati pengungsi bencana banjir Aceh di Pidie Jaya

        Marcella Zalianty semangati pengungsi bencana banjir Aceh di Pidie Jaya

        5 Desember 2025 23:48

    • Sport
      • Usai imbang, Manchester United harus rela berbagi  poin dengan Wolverhampton

        Usai imbang, Manchester United harus rela berbagi poin dengan Wolverhampton

        31 Desember 2025 07:33

        Usai Gol Salah, Mesir melaju16 besar Piala Afrika 2025

        Usai Gol Salah, Mesir melaju16 besar Piala Afrika 2025

        27 Desember 2025 09:40

        Pahlawan dua Piala Eropa Nottingham, John Robertson tutup usia

        Pahlawan dua Piala Eropa Nottingham, John Robertson tutup usia

        26 Desember 2025 08:58

        Persiraja Banda Aceh cukur Sriwijaya FC 5-0, begini jalan pertandingan

        Persiraja Banda Aceh cukur Sriwijaya FC 5-0, begini jalan pertandingan

        25 November 2025 07:32

        PSSI Aceh benahi kompetisi kelompok usia dini

        PSSI Aceh benahi kompetisi kelompok usia dini

        20 November 2025 18:57

    • Ekonomi
      • Capai target, BPMA lifting kondensat 608,5 ribu barel sepanjang 2025

        Capai target, BPMA lifting kondensat 608,5 ribu barel sepanjang 2025

        31 Desember 2025 14:18

        Tutup tahun, Emas UBS dan Galeri24 anjlok

        Tutup tahun, Emas UBS dan Galeri24 anjlok

        31 Desember 2025 07:29

        Ini alokasi anggaran untuk daerah bencana

        Ini alokasi anggaran untuk daerah bencana

        30 Desember 2025 20:05

        Bank Aceh siapkan relaksasi pembiayaan KUR/UMKM terdampak bencana

        Bank Aceh siapkan relaksasi pembiayaan KUR/UMKM terdampak bencana

        29 Desember 2025 13:06

        Pertamina pasok BBM ke SPBU Bener Meriah jalur darat

        Pertamina pasok BBM ke SPBU Bener Meriah jalur darat

        29 Desember 2025 12:48

    • Kesehatan
      • Melintas jalan tol, ini yang perlu dihindari pengemudi

        Melintas jalan tol, ini yang perlu dihindari pengemudi

        29 Desember 2025 09:23

        Istri donorkan ginjal untuk suami yang sakit, operasi berhasil di RSUDZA Banda Aceh

        Istri donorkan ginjal untuk suami yang sakit, operasi berhasil di RSUDZA Banda Aceh

        22 Desember 2025 18:39

        Update Bencana Aceh, 366 puskesmas sudah berfungsi lagi

        Update Bencana Aceh, 366 puskesmas sudah berfungsi lagi

        20 Desember 2025 12:46

        Dinkes Aceh waspadai penyakit menular di titik pengungsian

        Dinkes Aceh waspadai penyakit menular di titik pengungsian

        19 Desember 2025 19:57

        Kemenkes kembali lepas relawan kesehatan hingga psikolog ke Aceh

        Kemenkes kembali lepas relawan kesehatan hingga psikolog ke Aceh

        19 Desember 2025 17:15

    • Politik
      • Imigrasi terbitkan 88.954 ribu paspor di Aceh

        Imigrasi terbitkan 88.954 ribu paspor di Aceh

        31 Desember 2025 18:52

        Wagub Aceh ajak semua pihak jaga kekompakan jauhkan arogansi

        Wagub Aceh ajak semua pihak jaga kekompakan jauhkan arogansi

        26 Desember 2025 12:16

        KPK cek informasi dugaan suap dari ayah Bupati Bekasi

        KPK cek informasi dugaan suap dari ayah Bupati Bekasi

        24 Desember 2025 14:05

        Percepat pemulihan, Jhonlin Group kirim 16 alat berat ke Aceh

        Percepat pemulihan, Jhonlin Group kirim 16 alat berat ke Aceh

        24 Desember 2025 14:01

        Jamaluddin kembali pimpin Kosgoro 1957 Aceh 2025-2030

        Jamaluddin kembali pimpin Kosgoro 1957 Aceh 2025-2030

        23 Desember 2025 12:23

    • Dunia
      • PBB: Jakarta kota terbesar di dunia, Tokyo turun ke posisi tiga

        PBB: Jakarta kota terbesar di dunia, Tokyo turun ke posisi tiga

        13 jam lalu

        Ini usulan Asosiasi untuk Haji Khusus 2026

        Ini usulan Asosiasi untuk Haji Khusus 2026

        14 jam lalu

        Ini proyek kapal selam tenaga nuklir Korut, yang ditinjau Kim Jong Un

        Ini proyek kapal selam tenaga nuklir Korut, yang ditinjau Kim Jong Un

        25 Desember 2025 15:27

        Paldam IM bangun sumur bor di daerah terdampak banjir

        Paldam IM bangun sumur bor di daerah terdampak banjir

        17 Desember 2025 19:07

        Update Bencana Aceh, Akademisi dukung keterlibatan lembaga PBB

        Update Bencana Aceh, Akademisi dukung keterlibatan lembaga PBB

        15 Desember 2025 21:09

    • Artikel
        • Opini
        • Buku
        • Sosok
        • Religi
        • Komentar
        Aceh Tamiang dan Keberlanjutan Peradaban Melayu

        Aceh Tamiang dan Keberlanjutan Peradaban Melayu

        19 Desember 2025 18:06

        Warkop, Kabel Rol, Secangkir Kopi : Perjuangan Jurnalis Memberitakan Banjir Aceh

        Warkop, Kabel Rol, Secangkir Kopi : Perjuangan Jurnalis Memberitakan Banjir Aceh

        18 Desember 2025 01:45

        Dari tsunami ke bencana banjir, gajah sumatera datang membantu Aceh

        Dari tsunami ke bencana banjir, gajah sumatera datang membantu Aceh

        9 Desember 2025 20:10

        Penyintas bencana di Aceh Tamiang minum air banjir untuk bertahan hidup

        Penyintas bencana di Aceh Tamiang minum air banjir untuk bertahan hidup

        3 Desember 2025 18:44

        Menguak joki skripsi di perguruan tinggi

        Menguak joki skripsi di perguruan tinggi

        11 Agustus 2024 15:21

        Begini cara merawat kucing berbulu panjang

        Begini cara merawat kucing berbulu panjang

        10 Juni 2022 14:40

        Buku biografi perintis jalan damai Aceh diterbitkan

        Buku biografi perintis jalan damai Aceh diterbitkan

        19 September 2020 15:30

        FKUB nyatakan Aceh provinsi paling toleran

        FKUB nyatakan Aceh provinsi paling toleran

        6 Agustus 2020 19:11

        Asa anak nelayan di ujung negeri lewat sekolah rakyat

        Asa anak nelayan di ujung negeri lewat sekolah rakyat

        15 Juli 2025 21:18

        Mengenang Paus Fransiskus, Reformis yang membelah opini publik

        Mengenang Paus Fransiskus, Reformis yang membelah opini publik

        21 April 2025 17:54

        Mualem Anak Ideologis Hasan Tiro

        Mualem Anak Ideologis Hasan Tiro

        18 Februari 2025 10:30

        Kisah akademisi asal Gaza, pelarian dan harapan

        Kisah akademisi asal Gaza, pelarian dan harapan

        4 Januari 2025 11:33

        Sejarah Masjid Tgk Di Anjong warisan ulama Aceh abad ke-18

        Sejarah Masjid Tgk Di Anjong warisan ulama Aceh abad ke-18

        19 Maret 2025 14:21

        Menyudahi rindu di hari kemenangan

        Menyudahi rindu di hari kemenangan

        3 Mei 2022 11:30

        Menikmati keindahan Masjid Raya Baiturrahman dari ketinggian

        Menikmati keindahan Masjid Raya Baiturrahman dari ketinggian

        28 April 2022 18:42

        Menjemput Lailatul Qadar

        Menjemput Lailatul Qadar

        28 April 2022 09:30

        Indonesia targetkan gabung ke OECD, apa keuntungannya?

        Indonesia targetkan gabung ke OECD, apa keuntungannya?

        6 Maret 2025 10:18

        Tips sebelum mudik dengan kendaraan pribadi

        Tips sebelum mudik dengan kendaraan pribadi

        31 Maret 2023 11:39

        Tips jaga emosi terjaga selama berpuasa

        Tips jaga emosi terjaga selama berpuasa

        27 Maret 2023 12:33

        Begini cerita tentang Citayam Fashion Week

        Begini cerita tentang Citayam Fashion Week

        27 Juli 2022 13:40

    • Foto
      • FOTO - Banjir Aceh Timur

        FOTO - Banjir Aceh Timur

        Senin, 1 Desember 2025 10:07

        FOTO - Operasi zebra Seulawah Polresta Banda Aceh

        FOTO - Operasi zebra Seulawah Polresta Banda Aceh

        Kamis, 20 November 2025 18:31

        FOTO - Fenomena supermoon di Aceh

        FOTO - Fenomena supermoon di Aceh

        Rabu, 5 November 2025 21:25

        FOTO - Penyerahan SK PPPK Tahap II di Aceh

        FOTO - Penyerahan SK PPPK Tahap II di Aceh

        Senin, 3 November 2025 17:19

        FOTO - Percepat musim tanam padi

        FOTO - Percepat musim tanam padi

        Senin, 3 November 2025 13:15

    • Video
      • Jelang semester baru, Kodim Aceh Tengah bersihkan sekolah dari lumpur

        Jelang semester baru, Kodim Aceh Tengah bersihkan sekolah dari lumpur

        Kamis, 1 Januari 2026 22:56

        Warga di Aceh Tengah bertahan di pengungsian menunggu hunian baru

        Warga di Aceh Tengah bertahan di pengungsian menunggu hunian baru

        Kamis, 1 Januari 2026 22:52

        Lebih dari sebulan, pencarian korban di Aceh Tengah masih dilakukan

        Lebih dari sebulan, pencarian korban di Aceh Tengah masih dilakukan

        Kamis, 1 Januari 2026 22:01

        Momentum pergantian tahun, pemko Banda Aceh ajak doakan korban bencana

        Momentum pergantian tahun, pemko Banda Aceh ajak doakan korban bencana

        Kamis, 1 Januari 2026 2:25

        Status Gunung Bur Ni Telong meningkat, warga sekitar mulai mengungsi

        Status Gunung Bur Ni Telong meningkat, warga sekitar mulai mengungsi

        Rabu, 31 Desember 2025 22:13

    Opini

    Upaya Pemerintah Selamatkan "Orang Rimba"

    Rabu, 18 Maret 2015 10:58 WIB

    Upaya Pemerintah Selamatkan

    Ilustrasi-Seorang petugas Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi (kiri) melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga Orang Rimba yang kini terancam kelaparan di kawasan Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) Sarolangun, Jambi baru-baru ini. (SP/Radesman Saragih)

    Jambi (ANTARA Aceh) - Kematian belasan jiwa Suku Anak Dalam atau "orang rimba" yang mendiami Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) Jambi telah menarik perhatian publik, tidak hanya lokal tapi juga nasional.

    Pasalnya, kematian belasan "orang rimba" itu karena mereka mengalami kelaparan disebabkan berbulan-bulan krisis pangan.

    Fasilator Kesehatan KKI WARSI, Yomi, menjelaskan kematian "orang rimba" secara beruntun itu diduga mereka kesulitan mendapatkan pangan yang layak dan air bersih.

    Kematian beruntun itu menyerang tiga kelompok orang rimba dibagian timur TNBD, Kabupaten Sarolangun-Batanghari atau kelompok yang dipimpin Tumenggung Marituha, Tumenggung Ngamal dan Tumenggung Nyenong.

    Dari 150 jiwa di tiga kelompok itu, kematian beruntun paling banyak terjadi pada Januari dan Februari 2014 dengan enam kasus kematian, yaitu empat anak-anak dan dua orang dewasa.

    "Hutan semakin sempit sehingga orang rimba tidak lagi 'melangun' (berpindah-pindah) ke dalam hutan namun ke pinggir-pinggir desa dan ladang masyarakat, tentu saja di kawasan ini akan sedikit bahan pangan yang biasa di dapatkan orang rimba dari berburu dan meramu hasil hutan," ujar Yomi.

    Dalam beberapa bulan terakhir, orang rimba setidaknya sudah berpindah ke tujuh lokasi baru yang sebagian besar merupakan daerah pinggir desa dan juga perkebunan masyarakat.

    "Ketika 'melangun' pasokan makanan kurang, dan menyebabkan daya tahan tubuh mereka berkurang sehingga banyak yang sakit," katanya.

    Sebagian ada yang mencoba berobat ke rumah sakit terdekat, seperti di Sarolangun, namun orang rimba tidak mau dirawat, akhirnya banyak yang meninggal dunia dan kemudian melangun lagi.

    "Melangun" merupakan tabu kematian pada orang rimba, yaitu berpindah tempat hidup akibat kesedihan setelah ditinggalkan anggota kelompoknya. Karena kematiannya beruntun, menyebabkan mereka ketakutan dan panik.

    Tengganai "orang rimba" kelompok Terap, Mangku Balas, juga mengatakan bahwa banyaknya orang rimba yang jatuh sakit disebabkan kurang makanan.

    "Kami kekurangan pemakon (makanan), kalau 'melangun' seperti ini kami tidak bisa berburu, tempatnya juga susah, makanya banyak yang sakit, kami takut," ujar Mangku Balas.

    Namun demikian, pemerintah terus berupaya melakukan langkah-langkah penyelamatan "orang rimba" melalui pemberian bantuan pangan dan pengobatan sampai perawatan di rumah sakit terhadap mereka.

    Pihak Kementerian Sosial RI mengaku bahwa kematian belasan "orang rimba" di wilayah Jambi itu akibat krisis pangan yang dialaminya berbulan-bulan.

    Kasubdit Kerjasama Kelembagaan Evaluasi dan Pelaporan Direktorat Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil Kementerian Sosial Laude Taufik, mengakui kematian belasan "orang rimba" akibat krisis pangan.

    Namun, menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi kesulitan pangan ini adalah memberikan anggaran khusus.

    "Bantuan itu diberikan dalam bentuk sembako, karena kalau kita beri uang tunai mungkin bisa dibeli rokok oleh mereka, jadi yang lebih tepat adalah dalam bentuk pemberian sembako," kata Taufik.

    Koordinator Unit Kajian Suku-Suku Komunitas Konservasi Indonesia WARSI, Kristiawan, mengatakan saat ini dibutuhkan peran serta semua pihak untuk membantu "orang rimba" keluar dari masalah.

    "Untuk saat ini yang dibutuhkan bantuan langsung berupa beras dan sembako serta juga posko kesehatan yang dekat dengan lokasi mereka 'melangun'," kata dia.

    Desa adat

    Sementara itu, dalam kunjungan langsung ke lokasi,
    Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa bertekad akan memberikan desa adat kepada "orang rimba" di Provinsi Jambi.

    "Sesuai Undang-Undang Nomor 6/2014 tentang Desa Adat, maka pemerintah akan mengusahakan pemberikan desa adat kepada 'orang rimba' yang menghuni Taman Nasional Bukit XII yang ada di Jambi," katanya.

    Menteri menjelaskan, pemberian desa adat itu dilakukan untuk menyelamatkan "orang rimba" di Jambi, sehingga bisa terhindar dari musibah seperti kematian akibat kelaparan," katanya.

    Kemensos juga sudah berkoodinasi dengan pihak terkait untuk menanggani masalah yang menimpa "orang rimba" di Jambi seperti dengan Kemendagri dan Kemenkes untuk menyelesaikan kasus tersebut dengan mencari solusi terbaik.

    Khofifah juga mengharakan ada hasil yang kongkrit misalnya di kawasan Taman Nasional Bukit XII terdapat 13 temenggung "orang rimba" yang terdiri atas 20 sampai 30 Kepala keluarga (KK).

    Itu semua akan dikaji lagi untuk direkomendasikan bisa jadi kawasan desa adat oleh pemerintah

    Untuk membentuk desa adat memang sudah ada tataran administrasinya dan payung hukumnya yang sudah disahkan.

    "Dan jika mereka siap untuk menjadi desa adat maka pemerintah akan melakukan intervensi program-program perlindungan sosial yang bisa diintegrasikan oleh warga atau Suku Anak Dalam (SAD) disana," kata menteri.

    Selanjutnya, langkah awal yang akan dilakukan pemerintah Kemensos yakni akan medesak perusahaan yang memiliki HTI untuk menyerahkan lahan seluas kurang lebih 200 Hektare kepada warga SAD kelompok temenggung Maritua.

    Khofifah juga sedang mengkoordiansikan dengan pihak terkait termasuk perusahaan PT Wana Printis untuk bisa secepatnya menyerahkan lahan tersebut kepada "orang rimba" yang mengakui itu milik nenek moyang mereka yang saat ini sudah menjadi HTI.

    "Jika 'orang rimba' mau menjadikan kawasan itu sebagai desa adat maka mereka akan mendapatkan hak -hak administratif dan dana yang digulirkan pihak kementerian menjadi hak mereka." tegas Khofifah

    Selain itu juga mereka mendapatkan program perlindungan sosial seperi kartu keluarga sejahtera, kartu Indoesia pintar dan kartu Indonesia sehat serta beras raskin.

    Kemudian "orang rimba" juga akan diberdayakan untuk mengawal kawasan hutan taman nasional Bukit XII di Jambi dengan memberikan dukungan peningkatan sumber daya manusianya.

    Namun, pemerintah tetap menghormati adat dari warga SAD untuk pembangunan fasilitas yang diberikan kepada mereka seperti rumah.

    "Kita lebih dahulu akan melakukan pendekatan kepada warga SAD sehingga apapun keputusan dari mereka akan dihormati nantinya," kata Mensos.

    Dipihak lain, menteri juga meminta agar "orang rimba" mengolah lahan jika diserahkan itu untuk bercocok tanam, tujuannya agar bisa mendapatkan makanan layak.

    "Tapi jika nanti disahkan, salah satu temenggung harus ada yang menandatangani perjanjian penyerahan HTI itu ya, perjanjian itu supaya kita bisa mendapatkan lahan untuk bercocok tanam," ujar Menteri.

    Selain lahan, Khofifah juga menawarkan anak-anak orang rimba untuk sekolah. Orang rimba diberi pilihan disekolahkan di luar dengan beasiswa atau ada sekolah di hutan.

    Terkait pelayanan kesehatan, Khofifah berjanji untuk meningkatkannya namun tetap dengan memperhatikan kultur dan adat dari mereka.

    Sementara temenggung Marituha meminta perusahaan Wahana Perintis yang memiliki lahan HTI untuk menyerahkan 114 hektare lahan yang dulunya merupakan tanah nenek moyang mereka. Dan selama ini mereka merasa sudah ditipu oleh perusahaan.

    Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus mengatakan mendukung pemerintah pusat melalui menteri sosial untuk bisa lebih memberdayakan warga SAD di Bukit 12 khususnya temenggung Maritua.

    "Yang saya harapkan agar pihak PT Wana Printis yang memiliki kawasan HTI dan beberapa perusahaan lainnya untuk menyerahkan lahan yang diminta warga SAD guna dijadikan desa adat," kata Hasan Basri Agus.

    Data Pemerintah provinsi Jambi mencatat tujuh perusahaan yang memiliki HTI seperti PT Wana Printis, Agro Nusa Alam Sejahterta, Jebus Maju, Tebo Multi Agro, Lestari Asri Jaya, Malaka Agro Perkara dan Alam Lestari Makmur.

    Harapan agar perusahaan-perusahaan tersebut dapat menyerahkan lima persen lahannya kepada masyarakat setempat termasuk untuk warga SAD atau orang rimba.

    Menurut gubernur, meninggalnya "orang rimba" tersebut sesuatu yang tidak lazim terjadi. Apalagi katanya selama ini Pemerintah Provinsi Jambi selalu memperhatikan mereka.

    Pewarta: Oleh Azhari
    Uploader : Salahuddin Wahid
    COPYRIGHT © ANTARA 2015

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    • Whatsapp
    • facebook
    • twitter
    • email
    • pinterest
    • print

    Berita Terkait

    Orang rimba kehilangan budaya

    Orang rimba kehilangan budaya

    22 April 2022 14:28

    Aceh Tamiang dan Keberlanjutan Peradaban Melayu

    Aceh Tamiang dan Keberlanjutan Peradaban Melayu

    19 Desember 2025 18:06

    Warkop, Kabel Rol, Secangkir Kopi : Perjuangan Jurnalis Memberitakan Banjir Aceh

    Warkop, Kabel Rol, Secangkir Kopi : Perjuangan Jurnalis Memberitakan Banjir Aceh

    18 Desember 2025 01:45

    Dari tsunami ke bencana banjir, gajah sumatera datang membantu Aceh

    Dari tsunami ke bencana banjir, gajah sumatera datang membantu Aceh

    9 Desember 2025 20:10

    Penyintas bencana di Aceh Tamiang minum air banjir untuk bertahan hidup

    Penyintas bencana di Aceh Tamiang minum air banjir untuk bertahan hidup

    3 Desember 2025 18:44

    Ketika Dua Tanggal di Desember Membuat Jakarta Menahan Napas

    Ketika Dua Tanggal di Desember Membuat Jakarta Menahan Napas

    2 Desember 2025 19:52

    Masih ada tawa di tengah bencana Aceh

    Masih ada tawa di tengah bencana Aceh

    28 November 2025 20:02

    Menimbang Sentralisasi Polri dalam Cermin Perbandingan Internasional

    Menimbang Sentralisasi Polri dalam Cermin Perbandingan Internasional

    25 November 2025 09:17

    Terpopuler

    Direktur RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh mengundurkan diri, ada apa?

    Direktur RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh mengundurkan diri, ada apa?

    Dua proyek jalan di Abdya molor, PUPR tambahkan waktu dan denda

    Dua proyek jalan di Abdya molor, PUPR tambahkan waktu dan denda

    Kenapa jangan ke Pasar Tanah Abang  pada Tahun Baru?

    Kenapa jangan ke Pasar Tanah Abang pada Tahun Baru?

    Motif pembunuhan di Aceh Timur terungkap, pelaku sakit hati

    Motif pembunuhan di Aceh Timur terungkap, pelaku sakit hati

    Pemkab Nagan Raya salurkan bantuan senilai Rp4,74 miliar untuk 5.445 fakir miskin

    Pemkab Nagan Raya salurkan bantuan senilai Rp4,74 miliar untuk 5.445 fakir miskin

    Top News

    • Ini usulan Asosiasi untuk Haji Khusus 2026

      Ini usulan Asosiasi untuk Haji Khusus 2026

      14 jam lalu

    • Danantara pastikan hunian layak untuk korban banjir Aceh

      Danantara pastikan hunian layak untuk korban banjir Aceh

      31 Desember 2025 11:14

    • Kenapa jangan ke Pasar Tanah Abang  pada Tahun Baru?

      Kenapa jangan ke Pasar Tanah Abang pada Tahun Baru?

      29 Desember 2025 09:33

    • 11 kabupaten kota di Aceh perpanjang status tanggap darurat bencana

      11 kabupaten kota di Aceh perpanjang status tanggap darurat bencana

      25 Desember 2025 19:18

    • Basarnas: Operasi pencarian korban bencana di Aceh dihentikan

      Basarnas: Operasi pencarian korban bencana di Aceh dihentikan

      25 Desember 2025 19:17

    Antara News aceh
    aceh.antaranews.com
    Copyright © 2026
    • Top News
    • Terkini
    • RSS
    • Twitter
    • Facebook
    • Daerah
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Sport
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Politik
    • Dunia
    • Artikel
    • Ketentuan Penggunaan
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kebijakan Privasi
    • BrandA
    • ANTARA Foto
    • Korporat
    • PPID
    • www.antaranews.com
    • Antara Foto
    • IMQ
    • Asianet
    • OANA
    notification icon
    Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com