Penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan di aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, yang dilakukan antara Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya dengan Pimpinan BTPN Regional Sumatera H Syukran, Selasa.
Pimpinan BTPN egional Sumatera tersebut mengatakan, produk perbankan yang dihasilkan menyasar para PNS aktif menjelang memasuki masa pensiunan.
Sebutnya, kepada para pegawai aktif dan juga menjelang pensiunan, dapat mengajukan kredit kepada BTPN. Terkait besaran kredit yang diajukan tersebut, tergantung dari jumlah gaji dan juga golongan.
Lebih lanjut ia mengatakan, tujuan dari produk perbankan BTPN tersebut adalah agar para pegawai yang sudah memasuki pensiunan nantinya dapat menggunakan dana dimaksud untuk melakukan usaha dan lain sebagainya.
Program dimaksud, merupakan bagian dari program pemberdayaan pada pegawai aktif dan akan memasuki masa purnabakti, antara lain, meliputi program daya sejahtera yang meliputi layanan kesehatan, dialog interaktif, juga lini kesehatan.
Yang kedua program daya tumbuh usaha yang fokus pada cara memulai dan menumbuhkan usaha, dan program ketiga bernama daya komunitas dimana komunitas pensiun bisa menggunakan area BTPN untuk kegiatan rohani, arisan dan juga untuk usaha, terang Syukran.
Sementara itu, Wali Kota Suaidi Yahya mengharapkan, dengan adanya fasilitas dimaksud, dapat dimanfaatkan secara baik oleh pegawai aktif yang menjelang masa pensiunan.
Meskipun kelak sudah pensiun, akan tetapi masih dapat terus aktif dalam mengisi masa pensiunannya dengan menjalankan usaha yang diminati, katanya.
