• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News aceh
Kamis, 1 Januari 2026
Antara News aceh
Antara News aceh
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Prabowo sampaikan Selamat tahun baru 2026

      Prabowo sampaikan Selamat tahun baru 2026

      26 menit lalu

      Prabowo bertolak ke Aceh Tamiang tinjau hunian dibangun Danantara

      Prabowo bertolak ke Aceh Tamiang tinjau hunian dibangun Danantara

      28 menit lalu

      Presiden: Pemerintah tak akan tinggalkan korban bencana

      Presiden: Pemerintah tak akan tinggalkan korban bencana

      29 menit lalu

      Wamen Komdigi: Rata-rata uptime di Aceh capai 92 persen pascabencana

      Wamen Komdigi: Rata-rata uptime di Aceh capai 92 persen pascabencana

      31 Desember 2025 09:39

      Pemerintah kerahkan seluruh daya upaya tangani bencana

      Pemerintah kerahkan seluruh daya upaya tangani bencana

      31 Desember 2025 07:26

  • Daerah
    • Banda Aceh
    • Aceh Besar
    • Aceh Barat
    • Aceh Jaya
    • Aceh Selatan
    • Aceh Tengah
    • Aceh Timur
    • Bireuen
    • Aceh Utara
    • Lhokseumawe
    • Lainnya
    • Aceh Tenggara
    • Kab. Aceh Singkil
    • DPRA
    • Kota Sabang
    • Kota Subulussalam
    • Kota Langsa
    • Kab. Abdya
    • Kab Nagan Raya
    • Pemerintah Aceh
    • Kabupaten Aceh Tamiang
    • Kabupaten Bener Meriah
    • Gayo Lues
    • Kabupaten Pidie
    • Pemkab Bener Meriah
    • Pemkab Simuelu
    • Teknologi
      • Update Bencana Aceh, pemulihan BTS telekomunikasi baru 40 persen karena bergantung ketersediaan listrik

        Update Bencana Aceh, pemulihan BTS telekomunikasi baru 40 persen karena bergantung ketersediaan listrik

        11 Desember 2025 21:34

        Update Bencana Aceh, Suplai listrik jadi kendala utama pemulihan jaringan telekomunikasi

        Update Bencana Aceh, Suplai listrik jadi kendala utama pemulihan jaringan telekomunikasi

        5 Desember 2025 19:20

        Komdigi tegaskan Starlink di lokasi bencana Aceh gratis

        Komdigi tegaskan Starlink di lokasi bencana Aceh gratis

        3 Desember 2025 18:48

        Komdigi: 70 persen infrastruktur seluler di Aceh pulih dari bencana

        Komdigi: 70 persen infrastruktur seluler di Aceh pulih dari bencana

        2 Desember 2025 19:11

        Update Bencana Aceh, Komdigi bantu 20 perangkat starlink

        Update Bencana Aceh, Komdigi bantu 20 perangkat starlink

        1 Desember 2025 15:08

    • Hiburan
      • Perjalanan asmara selebritas 2025, menikah hingga berpisah secara dewasa

        Perjalanan asmara selebritas 2025, menikah hingga berpisah secara dewasa

        25 Desember 2025 15:30

        Pemkab Aceh Barat larang warga rayakan tahun baru, termasuk larang bakar mercon dan tiup terompet

        Pemkab Aceh Barat larang warga rayakan tahun baru, termasuk larang bakar mercon dan tiup terompet

        22 Desember 2025 10:07

        Santri Aceh Besar sisihkan uang jajan untuk bantuan bencana, sempat bingung menyalurkannya

        Santri Aceh Besar sisihkan uang jajan untuk bantuan bencana, sempat bingung menyalurkannya

        13 Desember 2025 15:02

        Tak Mau Seremonial Donasi, Keluarga Besar J99 Corp. Sambangi Pengungsi Banjir Aceh Tamiang

        Tak Mau Seremonial Donasi, Keluarga Besar J99 Corp. Sambangi Pengungsi Banjir Aceh Tamiang

        11 Desember 2025 21:26

        Marcella Zalianty semangati pengungsi bencana banjir Aceh di Pidie Jaya

        Marcella Zalianty semangati pengungsi bencana banjir Aceh di Pidie Jaya

        5 Desember 2025 23:48

    • Sport
      • Usai imbang, Manchester United harus rela berbagi  poin dengan Wolverhampton

        Usai imbang, Manchester United harus rela berbagi poin dengan Wolverhampton

        31 Desember 2025 07:33

        Usai Gol Salah, Mesir melaju16 besar Piala Afrika 2025

        Usai Gol Salah, Mesir melaju16 besar Piala Afrika 2025

        27 Desember 2025 09:40

        Pahlawan dua Piala Eropa Nottingham, John Robertson tutup usia

        Pahlawan dua Piala Eropa Nottingham, John Robertson tutup usia

        26 Desember 2025 08:58

        Persiraja Banda Aceh cukur Sriwijaya FC 5-0, begini jalan pertandingan

        Persiraja Banda Aceh cukur Sriwijaya FC 5-0, begini jalan pertandingan

        25 November 2025 07:32

        PSSI Aceh benahi kompetisi kelompok usia dini

        PSSI Aceh benahi kompetisi kelompok usia dini

        20 November 2025 18:57

    • Ekonomi
      • Capai target, BPMA lifting kondensat 608,5 ribu barel sepanjang 2025

        Capai target, BPMA lifting kondensat 608,5 ribu barel sepanjang 2025

        21 jam lalu

        Tutup tahun, Emas UBS dan Galeri24 anjlok

        Tutup tahun, Emas UBS dan Galeri24 anjlok

        31 Desember 2025 07:29

        Ini alokasi anggaran untuk daerah bencana

        Ini alokasi anggaran untuk daerah bencana

        30 Desember 2025 20:05

        Bank Aceh siapkan relaksasi pembiayaan KUR/UMKM terdampak bencana

        Bank Aceh siapkan relaksasi pembiayaan KUR/UMKM terdampak bencana

        29 Desember 2025 13:06

        Pertamina pasok BBM ke SPBU Bener Meriah jalur darat

        Pertamina pasok BBM ke SPBU Bener Meriah jalur darat

        29 Desember 2025 12:48

    • Kesehatan
      • Melintas jalan tol, ini yang perlu dihindari pengemudi

        Melintas jalan tol, ini yang perlu dihindari pengemudi

        29 Desember 2025 09:23

        Istri donorkan ginjal untuk suami yang sakit, operasi berhasil di RSUDZA Banda Aceh

        Istri donorkan ginjal untuk suami yang sakit, operasi berhasil di RSUDZA Banda Aceh

        22 Desember 2025 18:39

        Update Bencana Aceh, 366 puskesmas sudah berfungsi lagi

        Update Bencana Aceh, 366 puskesmas sudah berfungsi lagi

        20 Desember 2025 12:46

        Dinkes Aceh waspadai penyakit menular di titik pengungsian

        Dinkes Aceh waspadai penyakit menular di titik pengungsian

        19 Desember 2025 19:57

        Kemenkes kembali lepas relawan kesehatan hingga psikolog ke Aceh

        Kemenkes kembali lepas relawan kesehatan hingga psikolog ke Aceh

        19 Desember 2025 17:15

    • Politik
      • Imigrasi terbitkan 88.954 ribu paspor di Aceh

        Imigrasi terbitkan 88.954 ribu paspor di Aceh

        16 jam lalu

        Wagub Aceh ajak semua pihak jaga kekompakan jauhkan arogansi

        Wagub Aceh ajak semua pihak jaga kekompakan jauhkan arogansi

        26 Desember 2025 12:16

        KPK cek informasi dugaan suap dari ayah Bupati Bekasi

        KPK cek informasi dugaan suap dari ayah Bupati Bekasi

        24 Desember 2025 14:05

        Percepat pemulihan, Jhonlin Group kirim 16 alat berat ke Aceh

        Percepat pemulihan, Jhonlin Group kirim 16 alat berat ke Aceh

        24 Desember 2025 14:01

        Jamaluddin kembali pimpin Kosgoro 1957 Aceh 2025-2030

        Jamaluddin kembali pimpin Kosgoro 1957 Aceh 2025-2030

        23 Desember 2025 12:23

    • Dunia
      • Ini usulan Asosiasi untuk Haji Khusus 2026

        Ini usulan Asosiasi untuk Haji Khusus 2026

        31 menit lalu

        Ini proyek kapal selam tenaga nuklir Korut, yang ditinjau Kim Jong Un

        Ini proyek kapal selam tenaga nuklir Korut, yang ditinjau Kim Jong Un

        25 Desember 2025 15:27

        Paldam IM bangun sumur bor di daerah terdampak banjir

        Paldam IM bangun sumur bor di daerah terdampak banjir

        17 Desember 2025 19:07

        Update Bencana Aceh, Akademisi dukung keterlibatan lembaga PBB

        Update Bencana Aceh, Akademisi dukung keterlibatan lembaga PBB

        15 Desember 2025 21:09

        Update Bencana Aceh, Malaysia bantu tiga ton obat hingga pakaian

        Update Bencana Aceh, Malaysia bantu tiga ton obat hingga pakaian

        11 Desember 2025 00:42

    • Artikel
        • Opini
        • Buku
        • Sosok
        • Religi
        • Komentar
        Aceh Tamiang dan Keberlanjutan Peradaban Melayu

        Aceh Tamiang dan Keberlanjutan Peradaban Melayu

        19 Desember 2025 18:06

        Warkop, Kabel Rol, Secangkir Kopi : Perjuangan Jurnalis Memberitakan Banjir Aceh

        Warkop, Kabel Rol, Secangkir Kopi : Perjuangan Jurnalis Memberitakan Banjir Aceh

        18 Desember 2025 01:45

        Dari tsunami ke bencana banjir, gajah sumatera datang membantu Aceh

        Dari tsunami ke bencana banjir, gajah sumatera datang membantu Aceh

        9 Desember 2025 20:10

        Penyintas bencana di Aceh Tamiang minum air banjir untuk bertahan hidup

        Penyintas bencana di Aceh Tamiang minum air banjir untuk bertahan hidup

        3 Desember 2025 18:44

        Menguak joki skripsi di perguruan tinggi

        Menguak joki skripsi di perguruan tinggi

        11 Agustus 2024 15:21

        Begini cara merawat kucing berbulu panjang

        Begini cara merawat kucing berbulu panjang

        10 Juni 2022 14:40

        Buku biografi perintis jalan damai Aceh diterbitkan

        Buku biografi perintis jalan damai Aceh diterbitkan

        19 September 2020 15:30

        FKUB nyatakan Aceh provinsi paling toleran

        FKUB nyatakan Aceh provinsi paling toleran

        6 Agustus 2020 19:11

        Asa anak nelayan di ujung negeri lewat sekolah rakyat

        Asa anak nelayan di ujung negeri lewat sekolah rakyat

        15 Juli 2025 21:18

        Mengenang Paus Fransiskus, Reformis yang membelah opini publik

        Mengenang Paus Fransiskus, Reformis yang membelah opini publik

        21 April 2025 17:54

        Mualem Anak Ideologis Hasan Tiro

        Mualem Anak Ideologis Hasan Tiro

        18 Februari 2025 10:30

        Kisah akademisi asal Gaza, pelarian dan harapan

        Kisah akademisi asal Gaza, pelarian dan harapan

        4 Januari 2025 11:33

        Sejarah Masjid Tgk Di Anjong warisan ulama Aceh abad ke-18

        Sejarah Masjid Tgk Di Anjong warisan ulama Aceh abad ke-18

        19 Maret 2025 14:21

        Menyudahi rindu di hari kemenangan

        Menyudahi rindu di hari kemenangan

        3 Mei 2022 11:30

        Menikmati keindahan Masjid Raya Baiturrahman dari ketinggian

        Menikmati keindahan Masjid Raya Baiturrahman dari ketinggian

        28 April 2022 18:42

        Menjemput Lailatul Qadar

        Menjemput Lailatul Qadar

        28 April 2022 09:30

        Indonesia targetkan gabung ke OECD, apa keuntungannya?

        Indonesia targetkan gabung ke OECD, apa keuntungannya?

        6 Maret 2025 10:18

        Tips sebelum mudik dengan kendaraan pribadi

        Tips sebelum mudik dengan kendaraan pribadi

        31 Maret 2023 11:39

        Tips jaga emosi terjaga selama berpuasa

        Tips jaga emosi terjaga selama berpuasa

        27 Maret 2023 12:33

        Begini cerita tentang Citayam Fashion Week

        Begini cerita tentang Citayam Fashion Week

        27 Juli 2022 13:40

    • Foto
      • FOTO - Banjir Aceh Timur

        FOTO - Banjir Aceh Timur

        Senin, 1 Desember 2025 10:07

        FOTO - Operasi zebra Seulawah Polresta Banda Aceh

        FOTO - Operasi zebra Seulawah Polresta Banda Aceh

        Kamis, 20 November 2025 18:31

        FOTO - Fenomena supermoon di Aceh

        FOTO - Fenomena supermoon di Aceh

        Rabu, 5 November 2025 21:25

        FOTO - Penyerahan SK PPPK Tahap II di Aceh

        FOTO - Penyerahan SK PPPK Tahap II di Aceh

        Senin, 3 November 2025 17:19

        FOTO - Percepat musim tanam padi

        FOTO - Percepat musim tanam padi

        Senin, 3 November 2025 13:15

    • Video
      • Momentum pergantian tahun, pemko Banda Aceh ajak doakan korban bencana

        Momentum pergantian tahun, pemko Banda Aceh ajak doakan korban bencana

        Kamis, 1 Januari 2026 2:25

        Status Gunung Bur Ni Telong meningkat, warga sekitar mulai mengungsi

        Status Gunung Bur Ni Telong meningkat, warga sekitar mulai mengungsi

        Rabu, 31 Desember 2025 22:13

        Puluhan relawan asing datang ke Aceh pascabencana

        Puluhan relawan asing datang ke Aceh pascabencana

        Rabu, 31 Desember 2025 21:01

        ISPA meningkat di pengungsian, tim medis bertekad beri layanan terbaik

        ISPA meningkat di pengungsian, tim medis bertekad beri layanan terbaik

        Rabu, 31 Desember 2025 20:39

        Personel Brimob pulihkan trauma anak korban bencana di Bener Meriah

        Personel Brimob pulihkan trauma anak korban bencana di Bener Meriah

        Rabu, 31 Desember 2025 19:50

    Napak tilas jejak Cheng Ho di Sabang

    Sabtu, 18 Maret 2017 11:42 WIB

    Napak tilas jejak Cheng Ho di Sabang

    Tugu Kilometer Nol (KM-0) Indonesia kawasan Iboih, Sabang, Aceh sedang dalam proses rekontruksi yang dilakukan oleh Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS). (Antara Aceh/Irman Yusuf).

    Sekelompok anak muda Aceh tak kuasa menahan tawa tatkala mendengar Antara menyampaikan maksudnya mengunjungi Danau Aneuk Laot untuk melakukan napak tilas jejak Laksamana Cheng Ho yang menurut catatan Museum Sabang pernah berlabuh di Pulau Weh pada Abad XV.

    "Siapa itu Cheng Ho? Saya tak pernah dengar nama itu," kata salah seorang dari empat anak muda yang ditemui di sebuah bengkel sepeda motor di pinggir jalan yang tak jauh dari pertigaan menuju Danau Aneuk Laot tersebut.

    Namun, ketika disinggung nama daerah "Lueng Cina", mereka spontan menyebut keberadaan parit hasil galian yang diduga berhubungan erat dengan jejak kedatangan laksamana yang bernama asli Ma Sanbao (Hanyu Pinyin) atau Haji Mahmud Shams (Arab) ini.

    Mereka tampaknya tak habis pikir karena ada pelancong dari luar Provinsi Aceh yang tergerak mengunjungi tepian danau itu bukan untuk sekadar melihat pesona alam tetapi karena penasaran dengan kisah Cheng Ho.

    Pada Sabtu (11/3) sekitar pukul 17.30 WIB itu, berbekal informasi dari seorang kurator Museum Sabang, penulis pun memacu sepeda motornya dari kawasan Sumur Tiga ke arah danau berwarna biru yang berada di kaki sebuah bukit berhutan lebat Kota Sabang tersebut.

    Menurut Kurator Museum Sabang T.Mahliyuni, persinggahan Cheng Ho dan armadanya di Teluk Sabang itu konon dimaksudkan untuk mendapatkan persediaan air dalam pelayaran mereka menuju Afrika.

    "Persediaan air tersebut diambil dari Danau Aneuk Laot, danau yang hingga kini merupakan sumber air minum utama masyarakat Sabang," katanya saat ditemui di gedung museum yang terletak di Jalan O.Surapati pada Kamis (9/3) dan Jumat (10/3).

    Menurut buku "Profil Museum Sabang" (2017), penjelajah China yang mengarungi perairan Kepulauan Indonesia selama tujuh kali dengan armada kapal terbanyak sepanjang sejarah itu menyinggahi Pulau Weh pada 1413-1415.

    Mengutip catatan Ma Huan, salah seorang penerjemah sang laksamana, Cheng Ho menyebut Pulau Weh sebagai "daratan dengan gunung menjulang" atau "Gunung Mao".

    Berdasarkan cerita yang dikisahkan dari generasi ke generasi, parit yang hingga kini dapat ditemui di daerah Lueng Cina itu digali untuk menyalurkan air danau yang tawar itu ke kapal-kapal armada Cheng Ho.

    Hanya saja, proses penggalian parit untuk memenuhi stok air armada Cheng Ho tersebut terhenti akibat salah seorang pekerja saat itu secara tak sengaja menebas seekor ular besar hingga putus.

    Kecelakaan tersebut berujung pada penghentian penggalian parit karena dalam tradisi dan budaya masyarakat China pada masa itu, ular dianggap sebagai makhluk yang dihormati, katanya.

    Kendati sudah berusia ratusan tahun, bukti keberadaan parit tersebut masih ada sekali pun tidak sedikit warga Sabang, terutama kalangan muda, yang tidak lagi mengetahui sejarah kunjungan Laksamana Cheng Ho yang legendaris itu.

    Mahliyuni mengatakan kisah berlabuhnya kapal-kapal armada Cheng Ho di Teluk Sabang itu tidak melulu dikaitkan dengan kebutuhan mereka akan air tawar Danau Aneuk Laot dan pelayarannya untuk membangun persahabatan dengan raja Aceh saat itu.

    Laksamana yang hidup pada masa Dinasti Ming itu juga mengembangkan dakwah Islam, serta dikabarkan sempat belajar strategi perang, merakit senjata, dan belajar mengaji dari tokoh Islam di Sabang pada masa itu, katanya.

    Rekam jejaknya tidak hanya dapat ditelusuri dari keberadaan parit di Lueng Cina tetapi juga dari apa yang disebut "makam dai 12" di Pantai Pasir Putih, Gampong (Desa) Paya Kenekai, katanya.

    Makam tersebut merupakan tempat peristirahatan terakhir 12 pengikut Laksamana Cheng Ho yang wafat semasa mereka berada di Sabang karena sakit, kata Mahliyuni.

    Bagi wisatawan yang tertarik pada keterkaitan Kota Sabang dengan keberadaan Laksamana Cheng Ho, mereka dapat menggali informasi awal dari beberapa koleksi potret lukisan Laksamana Cheng Ho yang dimiliki Museum Sabang.

    Dari situ, informasi tentang kunjungan armada terbesar dalam sejarah dunia yang dipimpin laksamana China beragama Islam di Kerajaan Samudera Pasai dan Pulau Weh tersebut dapat dilengkapi dari keterangan pegawai museum seperti T.Mahliyuni.

    Bagi wisatawan yang ingin melakukan napak tilas jejak Cheng Ho, berkunjung ke Danau Aneuk Laot agaknya merupakan pilihan yang paling realistis karena lokasinya yang hanya sekitar dua kilometer dari pusat kota.

    Dengan bekal sepeda motor yang disewa dari warga setempat seharga Rp80.000-Rp100.000 per 24 jam pemakaian, kunjungan ke destinasi-destinasi wisata yang ada di Kota Sabang dan sekitarnya, termasuk Danau Aneuk Laot, menjadi lebih leluasa dilakukan.

    Untuk mencapai tepi Danau Aneuk Laot itu, wisatawan dapat memacu sepeda motornya ke arah tugu "I love Sabang". Dari situ, ada persimpangan dengan papan penunjuk arah ke destinasi danau.

    Dari papan penunjuk arah tersebut, medan jalan menuju tepi Danau Aneuk Laot tersebut berkelok dan naik-turun.

    Di sisi kanan bahu jalan tampak mulut bunker pertahanan Jepang yang menyatu dengan bukit sedangkan di sisi kirinya tampak jurang dengan latar belakang rumah-rumah penduduk dan biru air danau dari kejauhan.

    Setibanya di sebuah persimpangan, lurus saja mengikuti jalan yang di sisi kirinya terdapat sebuah sekolah berhalaman luas. Beberapa ratus meter dari sekolah tersebut, tampak plang nama bertuliskan "Poetra Hijoe" di sisi kanan bahu jalan.

    Papan nama tersebut merupakan penanda akses jalan tanah yang mengarah ke tepian danau. Di dekatnya ada sebuah restoran dan kolam pemancingan ikan serta rumah kayu beratap seng yang dilengkapi dermaga darurat tempat mereka menambat perahu.

    Menurut catatan Museum Sabang mengutip buku Ying Yai Sheng Lan yang kemudian diterjemahkan menjadi "The Overall Survey of The Oceans Shores", Ma Huan menceritakan bahwa Pulau Weh sudah menjadi salah satu tempat persinggahan para pedagang mancanegara.

    Dalam misi diplomatik dan persahabatannya ke perairan Nusantara dan sempat menyinggahi Teluk Sabang dan Kerajaan Samudera Pasai itu, Laksamana Cheng Ho didukung oleh armada dengan jumlah personel yang besar.

    Kunjungannya itu melibatkan 62 kapal besar dan 225 kapal kecil dengan puluhan ribu personel mulai dari perwira militer, logistik, prajurit, astronomi, politikus, pembuat peta, ahli bahasa dan ahli geografi hingga tabib, juru tulis dan intelektual agama.

    Dari segi ukuran kapal, armada Cheng Ho ini melibatkan kapal-kapal yang ukurannya lima kali lebih besar dari kapal Colombus.

    Seperti disebutkan informasi tertulis Museum Sabang, perahu besar Cheng Ho yang disebut "Kapal Pusaka" ini memiliki panjang mencapai 44,4 zhang (138 meter) dan lebar 18 zhang (56 meter).

    Sebagai bukti dari misi damai dan persahabatannya itu, Laksamana Cheng Ho menghadiahkan sebuah lonceng besar yang dikenal dengan nama "Cakra Donya" kepada penguasa Kerajaan Samudera Pasai.

    Lonceng besar yang kini menjadi bagian dari koleksi Museum Aceh di Banda Aceh itu menandakan sejarah panjang hubungan persahabatan kerajaan yang pernah ada di Tanah Rencong dengan Kekaisaran China.

    Di Pulau Weh ini, jejak pertalian sejarah panjang itu pun terpatri di Danau Aneuk Laot dan keberadaan parit di Lueng Cina berkat persinggahan armada maritim Laksamana Cheng Ho di Teluk Sabang lebih dari 600 tahun silam.

    Pewarta: Rahmad Nasution
    Uploader : Salahuddin Wahid
    COPYRIGHT © ANTARA 2017

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    • Whatsapp
    • facebook
    • twitter
    • email
    • pinterest
    • print

    Berita Terkait

    BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Sabang

    BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Sabang

    24 Mei 2025 12:57

    Kilometer Nol dan Iboih jadi objek wisata favorit wisatawan saat Lebaran

    Kilometer Nol dan Iboih jadi objek wisata favorit wisatawan saat Lebaran

    28 April 2023 22:24

    Akses jalan ke wisata Tugu KM Nol Indonesia di Sabang sudah normal

    Akses jalan ke wisata Tugu KM Nol Indonesia di Sabang sudah normal

    2 Februari 2023 20:18

    Jalan putus menuju Tugu Kilometer Nol Sabang sudah bisa dilalui masyarakat

    Jalan putus menuju Tugu Kilometer Nol Sabang sudah bisa dilalui masyarakat

    2 Februari 2023 14:00

    UMKM di lokasi wisata Sabang kembali menggeliat, tugu kilometer nol ramai

    UMKM di lokasi wisata Sabang kembali menggeliat, tugu kilometer nol ramai

    29 Januari 2023 15:29

    FOTO - Wisata Kilometer Nol Indonesia di Kota Sabang Aceh

    FOTO - Wisata Kilometer Nol Indonesia di Kota Sabang Aceh

    29 Januari 2023 13:03

    JMSI deklarasi kebangsaan di tugu nol kilometer Indonesia

    JMSI deklarasi kebangsaan di tugu nol kilometer Indonesia

    13 November 2022 15:42

    HUT ke 22, DWP Sabang baksos di tugu kilometer nol Indonesia

    HUT ke 22, DWP Sabang baksos di tugu kilometer nol Indonesia

    1 Desember 2021 21:22

    Terpopuler

    Direktur RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh mengundurkan diri, ada apa?

    Direktur RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh mengundurkan diri, ada apa?

    11 kabupaten kota di Aceh perpanjang status tanggap darurat bencana

    11 kabupaten kota di Aceh perpanjang status tanggap darurat bencana

    Basarnas: Operasi pencarian korban bencana di Aceh dihentikan

    Basarnas: Operasi pencarian korban bencana di Aceh dihentikan

    BNPB: Dana tunggu hunian korban bencana mulai dicairkan

    BNPB: Dana tunggu hunian korban bencana mulai dicairkan

    Menko PMK: Pemerintah percepat pemulihan daerah bencana

    Menko PMK: Pemerintah percepat pemulihan daerah bencana

    Top News

    • Ini usulan Asosiasi untuk Haji Khusus 2026

      Ini usulan Asosiasi untuk Haji Khusus 2026

      31 menit lalu

    • Danantara pastikan hunian layak untuk korban banjir Aceh

      Danantara pastikan hunian layak untuk korban banjir Aceh

      31 Desember 2025 11:14

    • Kenapa jangan ke Pasar Tanah Abang  pada Tahun Baru?

      Kenapa jangan ke Pasar Tanah Abang pada Tahun Baru?

      29 Desember 2025 09:33

    • 11 kabupaten kota di Aceh perpanjang status tanggap darurat bencana

      11 kabupaten kota di Aceh perpanjang status tanggap darurat bencana

      25 Desember 2025 19:18

    • Basarnas: Operasi pencarian korban bencana di Aceh dihentikan

      Basarnas: Operasi pencarian korban bencana di Aceh dihentikan

      25 Desember 2025 19:17

    Antara News aceh
    aceh.antaranews.com
    Copyright © 2026
    • Top News
    • Terkini
    • RSS
    • Twitter
    • Facebook
    • Daerah
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Sport
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Politik
    • Dunia
    • Artikel
    • Ketentuan Penggunaan
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kebijakan Privasi
    • BrandA
    • ANTARA Foto
    • Korporat
    • PPID
    • www.antaranews.com
    • Antara Foto
    • IMQ
    • Asianet
    • OANA