Jumat, 21 Juli 2017

Bulog Lhokseumawe lakukan stabilisasi harga sembako

id ekonomi, bulog lhokseumawe, harga sembako
Bulog Lhokseumawe lakukan stabilisasi harga sembako
ilustrasi - Mobil boks yang mengangkut berbagai kebutuhan pokok dan sayuran menaiki kapal roro tujuan Pulau Sabang di pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue, Banda Aceh, Rabu (18/5). Menjelang Ramadan, intensitas distribusi kebutuhan bahan pokok dan sayuran untuk wilayah kepulauan di Aceh mengalami peningkatan. (ANTARA FOTO/Ampelsa)
Lhokseumawe (ANTARA Aceh) - Badan Usaha Logistik (Bulog) Sub Divre Lhokseumawe, Provinsi Aceh, melakukan gerakan stabilisasi pasar dalam upaya menjaga lonjakan harga berbagai kebutuhan pokok menjelang bulan Ramadhan 1438 Hijriah.

Kepala Seksi Komersil dan Pengembangan Bisnis Bulog Sub Divre Lhokseumawe, Subhan Rizki di Lhokseumawe Kamis mengatakan, gerakan stabilisasi pasar yang dilakukan itu untuk jenis barang pokok berupa, beras, gula dan minyak goreng.

"Sehingga lonjakan berbagai barang kebutuhan tersebut dapat ditahan menjelang bulan Ramadhan, salah satunya adalah dengan melakukan upaya stabilisasi pasar yang dilakukan oleh Bulog," ungkap Subhan.

Sebutnya, dalam gerakan stabilisasi pasar itu beras yang dijual oleh Bulog sebesar Rp125 ribu/karung (15 Kg) untuk jenis beras premium, sedangkan di pasaran setempat, jenis beras dimaksud dengan kualitas yang sama dijual pedagang sekitar Rp130 ribu hingga Rp135 ribu/karung.

Lanjutnya lagi, untuk gula pasir, harga yang dijual pihaknya Rp12.500/Kg, sedangkan di pasaran setempat harga gula pasir antara Rp13 ribu dan Rp13.500/Kg.

Sementara untuk jenis minyak goreng kemasan merek Bimoli Spesial yang dijual dengan ukuran 2 liter Rp27.500, sedangkan di pasaran harganya Rp30 ribu.

Subhan juga menyebutkan, kegiatan stabilisasi pasar tersebut akan digelar selama dua minggu sejak sekarang dan akan berakhir menjelang Ramadhan.

Untuk titik pasar murah tersebut dilakukan di depan Kantor Bulog Lhokseumawe, dijalan T Hamzah Bendahara, Lhokseumawe atau disamping kantor Bupati Aceh Utara.   

Editor: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga