Selasa, 22 Agustus 2017

Nelayan Abdya panen udang rebon

id abdya, nelayan, udang rebon
Nelayan Abdya panen udang rebon
Nelayan tradisional Aceh Barat Daya menumpuk udang rebon hasil tangkapanya di kawasan Ujong Serangga, Susoh, Kamis (10/8/2017) (ANTARA Aceh/Suprian/sw))
Blangpidie (ANTARA Aceh) - Ratusan nelayan di Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai sibuk memanen udang rebon di perairan gelombang laut di kawasan tempat Pendaratan ikan (TPI) Ujong Serangga.

Dosaman, warga Desa Durian Rampak, Kecmatan Susoh di Blangpidie, Kamis, mengatakan, ratusan nelayan yang kini sedang sibuk menangkap udang rebon di sepanjang pantai dengan menggunakan alat tangkap tradisional yang terbuat dari bambu dan jaring kelambu berukuran kecil.

"Jaring berukuran kelambu 2,5 meter ini kami ikat di antara kedua batang bambu panjang sekitar 3,5 meter. Kemudian alat itu kami berbentuk huruf X  dan kami sorong-sorong di kawasan laut dangkal. Jadi, udang rebon itu masuk ke dalam jaring perangkap," ujarnya.

Dosaman berkata, ketika musim panen udang rebon tiba, banyak nelayan tradisonal perahu robin di Kabupaten Abdya yang selama ini saban hari menangkap ikan di laut, beralih profesi menangkap udang rebon di pinggir pantai.

"Kalau nelayan tradisonal menangkap ikan di laut dengan perahu bermesin robin, biasanya memperoleh rezeki paling-paling cuma Rp150 ribu/hari dikurangi modal pembelian bahan bakar robin sebesar Rp30 ribu, sehingga pendapatan bersih hanya sekitar Rp120 ribu/hari.

Tapi, lanjut dia, ketika musim udang rebon tiba, pendapatan nelayan tradisonal meningkat hingga mencapai Rp400 ribu/hari,   tanpa lagi harus mengeluarkan modal untuk pembelian BBM.

"Kalau sedang musim udang rebon begini, kami nelayan kecil mampu menangkap satu karung isi 50 kilogram/hari dengan harga jual sekitar Rp400 ribu/karung rebon basah," ujar dia.

Dosaman mengatakan, musim udang rebon tersebut biasa dalam satu tahun cuma hanya satu kali dengan waktu lama satu minggu. Setelah itu gerombolan rebon hilang di kawasan gelombang sampai muncul kembali di tahun depan.  
    
Karim, warga lainnya mengaku telah memperoleh udang rebon sebanyak dua karung. Hasil tangkapan yang dilakukan selama satu hari itu dijual dengan cara ditumpuk-tumpuk di pinggiran pantai dengan harga jual Rp10 ribu/tumpuk.

Tidak sedikit masyarakat Abdya yang sedang menikmati keindahan pantai Ujong Serangga di kawasan TPI membeli udang rebon yang telah ditumpuk tersebut untuk dijadikan menu makan dalam rumah tangganya.  
    
"Saya membeli karena harganya murah. Satu tumpuk udang rebon ini banyaknya lebih dari satu kilogram," ujar Maya salah seorang warga Kecamatan Susoh.

Editor: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga