Rabu, 20 September 2017

Rumah penyimpanan BBM di Banda Aceh terbakar

id banda aceh, kebakaran, rumah, bbm
Rumah penyimpanan BBM di Banda Aceh terbakar
ilustrasi Kebakaran (ANTARA News)
Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Sebuah rumah yang dijadikan tempat penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) di Gampong (desa) Ateuk Jawo, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, terbakar, Rabu.

Operator Pusat Data dan Informasi Pemadam Kebakaran Kota Banda Aceh Yudi mengatakan, akibat kejadian pada pukul 11.00 WIB tersebut seorang mengalami luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit.

"Korban mengalami luka bakar di sebagian badan dan tangannya atas nama Muhammad Rifki (25). Korban dilarikan ke rumah sakit untuk penganganan," kata dia.

Penyebab kebakaran diduga berawal dari korsleting arus listrik pada mesin pompa BBM. Api berhasil dipadamkan sekitar sejam kemudian setelah 12 unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi kejadian.

Yudi menyebutkan, ketika Heriadi (37), penyewa rumah, menyedot BBM dari drum menggunakan mesin pompa. Namun, terjadi korsleting listrik di mesin dan menimbulkan api.

Api begitu cepat menjalar dan menyambar BBM yang disimpan dalam puluhan drum. Api juga menghanguskan satu unit mobil bak terbuka. Serta menyebabkan Muhammad Rifki, pekerja tempat penyimpanan BBM tersebut, terbakar.

"Ada 12 mobil pemadam, delapan dari Kota Banda Aceh, dan empat milik pemerintah Aceh Besar dikerahkan memadamkan api. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.30 WIB," kata Yudi.

Sementara itu, sejumlah warga menuturkan sempat terdengar beberapa kali ledakan. Warga juga melihat asap tebal membumbung ke atas hingga ratusan meter. Asap tersebut juga terlihat dari jarak lebih dari lima kilometer dari tempat kejadian.

"Asap hitam tampak terlihat di sekitar kawasan Lampoh Daya. Awalnya kami kira awan mendung. Namun, setelah beberapa saat kemudian, kami mendapat kabar ada tempat penyimpangan minyak terbakar," kata Muhammad Salim, warga Banda Aceh.


Editor: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga