Melihat kondisi almarhum yang terduduk dalam keadaan tidak sadarkan diri, kemudian sejumlah rekan kepala desa lainnya terkejut dan memanggil dokter untuk melakukan pemeriksaan, dan korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Pihak keluarga korban yang mengetahui Ansari meninggal dunia, kemudian meminta agar jenazah di bawa pulang ke rumah duka dan tidak bersedia di bawa ke Puskesmas untuk mendapatkan visum et repertum.
Camat Zulkifli mengatakan sebelum meninggal dunia, almarhum Ansari tidak mengeluh sakit dan terlihat sangat ceria, karena peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat kecamatan tahun ini dilaksanakan di desanya.
Baca juga: Kronologi anak Ketua DPRD aniaya pelajar sampai meninggal di Ambon